PAITON, Radar Bromo - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Pantura Desa Binor, Kecamatan Paiton Minggu (23/2).
Sebuah mobil pikap hilang kendali saat menyalip kemudian menabrak motor. Pengendara motor mengalami luka sempat dibawa ke RS Rizani Paiton namun nyawanya tidak tertolong.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 07.10. Bermula saat mobil pikap mitsubishi L300 bernomor polisi S 9660 RA yang dikemudikan oleh Muhammad Tomy, 56, warga Dusun Pudak Sapi, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pikap berwarna hitam ini melaju dari arah barat ke timur.
Sesampainya di TKP mendahului truk yang saat itu melaju searah di depannya. Sopir pikap kemudian mengambil haluan kiri lalu menyalipnya.
Tak disangka mobil yang melaju kencang ini kemudian turun ke bahu jalan. Panik, setelah menyalip truk sopir kemudian banting setir ke kanan.
Kencangnya laju kendaraan hingga pikap oleng kekanan melewati marka jalan dan masuk ruas jalan berlawanan.
Pada saat yang bersamaan melaju sebuah motor scoopy bernomor polisi N 4220 NC yang saat itu melaju dari arah timur ke barat.
Motor tersebut dikendarai oleh Indra Darmawan, 24, warga Dusun Kejawan 1, Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton. Kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
“Kecelakaan terjadi saat mobil pikap menyalip truk dari kiri. Turun dari aspal kemudian banting setir kanan lalu menabrak motor,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama senin (24/2).
Akibat kejadian tersebut pengendara motor mengalami luka. Karena itulah kemudian korban dievakuasi ke RS Rizani Paiton untuk pertolongan medis.
Sementara petugas melakukan olah TKP dan meminta keterangan pada warga sekitar. Dari informasi yang telah diperoleh diketahui jika kecelakaan tersebut diduga terjadi karena kealpaan dan kelalaian pengemudi mobil pikap mitsubishi L300 dalam berkendara.
“Korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Kecelakaan diduga karena faktor manusia,” bebernya.
Kepala Humas dan Marketing RS Rizani Paiton Syerly Ayuningtyas membenarkan jika korban dievakuasi ke RS Rizani.
Petugas medis telah melakukan upaya semaksimal mungkin. Namun nyawa korban tidak dapat tertolong dan akhirnya meninggal dunia.
“Pasien korban kecelakaan masih sempat dilakukan tindakan di IGD. Tetapi tidak tertolong,” ucapnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid