Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Batu Besar Jatuh dari Bukit PLTU Paiton ke Jalur Pantura, Terkait Proyek Tol Probowangi? Polisi Menindaklanjuti

Achmad Arianto • Minggu, 23 Februari 2025 | 02:11 WIB

 

 

Proses evakuasi batu besar yang jatuh dari bukit PLTU Paiton. Saat ini di bukit PLTU tengah berlangsung pengerjaan proyek tol Probowangi. Inset batu sebelum dievakuasi.
Proses evakuasi batu besar yang jatuh dari bukit PLTU Paiton. Saat ini di bukit PLTU tengah berlangsung pengerjaan proyek tol Probowangi. Inset batu sebelum dievakuasi.

PAITON, Radar Bromo-Arus lalu lintas di jalur pantura kawasan PLTU Paiton Probolinggo, Sabtu siang (22/2) sempat terganggu. Itu setelah sebuah batu besar seukuran mobil nggelundung dari puncak bukit sisi selatan PLTU, Desa Binor, Kecamatan Paiton.

Lokasi batu jatuh itu di sekitaran proyek tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) paket 3.

Di kawasan bukit Binor, saat ini memang tengah dilakukan pengerjaan paket 3 tol Probowangi.

Namun sejauh ini belum bisa dipastikan apakah batu jumbo yang terjatuh itu terkait dengan tol Probowangi atau tidak.

Sampai Sabtu malam (22/2) Jawa Pos Radar Bromo belum mendapat konfirmasi terkait jatuhnya batu jumbo ke jalur pantura Paiton itu dari pihak

Batu itu sempat menutup ruas sisi selatan jalur pantura. Insiden ini terjadi sekitar pukul 11.00.

Saat batu besar itu jatuh, ruas jalan begitu lengang. Tak lama kemudian tiba-tiba batu berukuran besar longsor dan menggelinding dari atas hingga masuk ruas jalan pantura.

Kejadian tersebut sontak mengagetkan pengguna jalan. Pasalnya wilayah sekitar saat itu kondisi baik.

Cuaca sekitar sedang panas tidak ada hujan dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan potensi tanah longsor.

“Batu tiba-tiba longsor dari atas bukit. Menggelinding lewat bibir bukit hingga ke ruas jalan pantura sisi selatan,” kata warga Kecamatan Paiton, Kusuma, 42.

Ia mengatakan, setelah batu menggelinding, pengguna jalan begitu khawatir akan terjadi longsor susulan.

Meski begitu, sebelum ada evakuasi dari pihak terkait, pengguna jalan bergantian melintas.

Khususnya kendaraan yang melaju dari arah Situbondo yang hendak ke Probolinggo. Kondisi itu sempat mengganggu pengguna jalan.

“Batu itu hampir ke tengah jalan, namun yang terdampak kendaraan yang melintas sisi selatan. Jadi walaupun ada batu pengguna jalan baik roda empat dan roda dua tetap melintas tetapi bergantian,” bebernya.

Petugas terkait dan Satlantas Polres Probolinggo mendapatkan informasi batu besar longsor di jalur pantura langsung mendatangi lokasi kejadian.

Selanjutnya menggunakan excavator batu tersebut kemudian dievakuasi ke tepi jalan ruas jalan sisi sebelah selatan.

Evakuasi ini membutuhkan waktu satu jam hingga pengguna jalan baik dari arah Situbondo ke Probolinggo atau sebaliknya dapat berjalan dengan normal.

“Batu sudah selesai dievakuasi, nihil kemacetan dan nihil korban,” ujar Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Anthonio Effan Sulaiman.

Kendati telah dievakuasi dan nihil korban insiden batu longsor berukuran besar yang berada dekat dengan wilayah objek vital PLTU tersebut menjadi atensi.

Polres Probolinggo akan menindaklanjuti insiden tersebut dengan pihak terkait.

Petugas akan melakukan pengecekan lapangan apakah batu besar tersebut longsor karena faktor alam ataukah terjadi karena faktor lainnya.

Termasuk upaya mitigasi yang harus dilakukan agar insiden tersebut tidak terulang kembali.

“Keselamatan masyarakat sangat penting, proyek-proyek yang disekitar lokasi juga penting (proyek negara, Red) jadi mari kita saling menjaga kepentingan masyarakat dan negara,” tutur Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana. (ar/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#batu besar #pltu paiton #polres probolinggo #Tol Probowangi #jalur pantura #paiton #probolinggo