Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Awasi Wilayah Warung Esek-esek di Sumberanyar Paiton karena Berpotensi Dibangun Lagi Walau Sudah Dibongkar

Achmad Arianto • Senin, 27 Januari 2025 | 18:35 WIB
DIPANTAU: Warung esek-esek di Desa Sumberanyar yang dibongkar beberapa waktu lalu. Karena berpotensi dibangun lagi, tempat ini diawasi Satpol PP.
DIPANTAU: Warung esek-esek di Desa Sumberanyar yang dibongkar beberapa waktu lalu. Karena berpotensi dibangun lagi, tempat ini diawasi Satpol PP.

PAITON, Radar Bromo - Keberadaan warung esek-esek di Kecamatan Paiton meresahkan masyarakat.

Walaupun telah dilakukan pembongkaran, Satpol-PP Kabupaten Probolinggo masih terus melakukan pengawasan.

Pengawasan secara berkala dilakukan untuk memastikan wilayah yang saat ini kerap dicap sebagai lokasi prostitusi tersebut steril. Sehingga masyarakat merasa lebih nyaman dalam melakukan aktivitasnya.

Tidak terganggu oleh aktivitas prostitusi. Sebab tidak hanya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, tetapi juga berdampak pada sanksi sosial masyarakat.

“Warung memang sudah dibongkar walaupun demikian akan terus kami awasi. Kami pastikan lokasi yang sebelumnya sudah dibongkar tetap steril,” kata Kabid Penegakan Perda Satpol-PP Kabupaten Probolinggo Sumarto.

Untuk memaksimalkan pengawasan Satpol-PP berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Paiton.

Koordinasi yang telah dibangun diharapkan dapat menciptakan pengawasan yang baik. Jika ditemukan kembali bangunan atau aktivitas prostitusi maka petugas akan segera bertindak.

Terlebih lagi bangunan berada di lahan pemerintah yang tidak berizin serta melakukan aktivitas negatif di tengah-tengah masyarakat.

“Aktivitas esek-esek sudah terjadi bertahun-tahun. Tentunya perlu ditindak tegas,” ucapnya.

Sebelumya Satpol-PP membongkar 7 warung esek-esek di Dusun Krajan, Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton Rabu (22/1).

Tindakan tegas ini dilakukan lantaran kerap digunakan sebagai tempat mangkal PSK.

Keseluruhan warung yang berkonstruksi semi permanen dan lokasinya dekat sawah tersebut awalnya merupakan warung kopi.

Namun pada praktiknya 6 warung diketahui menyediakan PSK alias warung esek-esek. Sementara 1 warung murni digunakan sebagai warung kopi. Saat petugas melakukan pemantauan rupanya warung esek-esek benar beroperasi.

Bahkan masyarakat telah melabeli wilayah tersebut sebagai lokasi prostitusi. Setidaknya terdapat sekitar 30 PSK kerap mangkal di lokasi tersebut. Puluhan PSK banyak yang berasal dari luar Kabupaten Probolinggo. (ar/fun)

Editor : Abdul Wahid
#pemkab probolinggo #satpol pp #warung esek-esek