PAITON, Radar Bromo- Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Pantura Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Minggu (26/1) pagi, sebuah mobil Hiace berpenumpang rombongan ziarah Wali Lima menabrak truk Hino. Tiga orang meninggal dalam insiden itu.
Semua korban warga Kabupaten Situbondo. Salah satunya nyai dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih. Yakni Iffatul Atuf, 39.
Saat kecelakaan, Nyai Iffatul duduk di kursi kedua sebelah kiri atau di belakang sopir. Dia meninggal seketika di lokasi kejadian.
Kemudian, Siti Hamidah, 70, warga Kp. Semiring Barat, Desa Semiring, Kecamatan Mangaran. Perempuan tua itu juga meninggal seketika di lokasi kecelakaan.
Korban ketiga yaitu Fajar Maulidi Alamsyah, 25, yang juga sopir mobil Hiace. Dia tercatat sebagai warga dari Kp. Barat, Desa/ Kecamatan Asembagus.
Kecelakaan itu sendiri terjadi sekitar pukul 04.30. Hiace nopol P 7020 EA itu melaju dari barat ke timur dengan membawa 12 penumpang.
Rombongan ini dalam perjalanan pulang ke Situbondo setelah melakukan ziarah Wali Lima.
Namun, sampai di Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, diduga sopir Hiace mengantuk.
Kondisi itu mengakibatkan laju kendaraan oleng ke kanan, sampai melewati markah jalan. Kemudian, Hiace masuk ke jalur berlawanan.
Apes. Pada saat bersamaan, melaju dari arah berlawanan sebuah truk Hino nopol EA 8239 AB. Hino disopiri Alexius Ngoba, 41, warga Dusun/Desa Bugis, Kecamatan/Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Sopir Hino pun kaget karena tiba-tiba dari arah berlawan ada kendaraan melaju. Kencangnya laju kendaraan dan jarak antara keduanya yang dekat, membuat dua kendaraan itu tidak bisa menghindar.
Dan, braakk. Kecelakaan adu banteng pun terjadi. Hino langsung ringsek di bagian kanan depan.
“Mobil Hiace berpenumpang rombongan yang pulang dari ziarah Wali Lima. Sebelum kecelakaan terjadi mobil hilang kendali hingga masuk jalur berlawanan,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama.
Polisi yang mendapatkan informasi kecelakaan itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya, mengevakuasi para korban dan kendaraan yang terlibat laka. Termasuk melakukan olah TKP.
Diketahui, terdapat lima korban luka parah yang semuanya berasal dari Kabupaten Situbondo. Antara lain, Sopir Hiace Fajar Maulidi Alamsyah, 25; Iffatul Atuf, 39; dan Siti Hamidah, 70. Dua yang lain adalah Nanang Qosim, 15, warga Kp. Barat, Desa/Kecamatan Asembagus dan Mansur, 46, warga Kp. Samaudin, Desa/Kecamatan Jangkar.
Semua korban dibawa ke Rumah Sakit Rizani Paiton untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sedangkan delapan orang yang lain hanya syok akibat kecelakaan itu.
“Korban luka-luka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara delapan lainnya selamat. Namun, mereka syok,” ucapnya.
Selama olah TKP, menurut Aditya, petugas telah meminta keterangan pada saksi di sekitar kejadian. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, diduga kuat kecelakaan terjadi karena kelalaian sopir mobil Hiace.
Dia diduga hilang konsentrasi saat mengemudi. Sehingga, menabrak kendaraan yang melaju dari arah berlawanan.
“Evakuasi kendaraan membutuhkan waktu satu jam. Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan di Pos Unit Laka Satlantas Polres Probolinggo di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan,” bebernya. (ar/hn)
Editor : Muhammad Fahmi