Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pasutri di Gending Probolinggo Cekcok Berujung Rumah Terbakar, Sama-Sama Alami Luka Bakar

Achmad Arianto • Jumat, 24 Januari 2025 | 02:09 WIB
HANGUS: Ruang tamu rumah pasutri di Pesisir, Gending, Kabupaten Probolinggo terbakar usai keduanya cekcok.
HANGUS: Ruang tamu rumah pasutri di Pesisir, Gending, Kabupaten Probolinggo terbakar usai keduanya cekcok.

GENDING, Radar Bromo-Sebuah rumah yang dihuni oleh pasangan suami istri (pasutri) Ard, 31, dan SH, 30, warga Dusun Tareta, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo hangus terbakar.

Insiden ini terjadi tanpa sengaja, setelah keduanya terlibat cek-cok. Sang istri SH mengancam hendak membakar ruang tamu. Namun dicegah oleh Ard.

Saat hendak merampas korek yang dipegang istri, secara tak sengaja api menyala kemudian menyambar perabotan sehingga terjadi kebakaran.

Insiden ini bermula saat keduanya memiliki masalah keluarga. Kemudian terlibat cek-cok di dalam rumahnya, Rabu (22/1) dini hari.

Karena situasi sepi, mereka merasa tidak nyaman akhirnya pertengkaran tersebut mereda.

Sekitar pukul 14.30 pertengkaran kembali terjadi. Karena tak ingin menuruti emosi, sang suami Ard kemudian menenangkan diri duduk teras depan rumah. Menghindari sang istri SH yang berada didalam rumah.

Tak disangka, saat Ard ke teras rumah tiba-tiba sang istri yang emosi nekat membeli sebotol pertalite pada kios tetangga dekat rumah.

Selesai membeli bahan bakar tersebut, tiba – tiba sang istri menyiramkannya pada perabotan yang ada di dalam ruang tamu dan ruangan lainnya.

Selanjutnya dengan penuh emosi SH sambil memegang sebuah korek api, mengancam suaminya akan membakar rumah.

Mendengar ancaman tersebut Ard berupaya mencegah aksi nekat tersebut.

Lalu dengan sigap merampas korek yang dipegang istrinya tersebut.

Saat tarik menarik korek inilah kemudian SH tanpa sengaja menekan pemantik korek dan timbulah api.

Api yang menyala dengan cepat menyambar perabot rumah tangga dalam ruang tamu kemudian merembet pada ruangan lainnya.

“Pasangan suami istri ini terlibat pertengkaran. Sang istri emosi menakut-nakuti suami akan membakar rumah. Khawatir melakukan aksi nekat korek yang dipegang istri hendak diambil. Tetapi justru korek menyala,” ujar AKP Sugeng Harianto.

Hampir semua perabot dan ruang tamu disiram bahan bakar. Api begitu cepat merambat pada ruang tamu, 2 kamar tidur dan kamar mandi.

Sementara barang yang terbakar meliputi kursi, TV, 2 unit HP, speaker aktif, kipas angin, dan kasur.

Selain membakar rumah api juga menyambar tubuh Andrianto dan SH hingga keduanya mengalami luka bakar.

Setelah rumahnya terbakar Ard keluar dari rumah. Sementara istrinya lari kedalam kamar mandi untuk memadamkan api yang menyambar tubuhnya.

Kebakaran tersebut kemudian diketahui oleh tetangga. Karena lingkungan sekitar banyak rumah, akhirnya tetangga dengan cepat bergotong royong memadamkan api secara manual.

Upaya pemadaman dilakukan selama 1,5 jam hingga akhirnya api bisa dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian materiil yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp 50 juta. SH mengalami luka bakar pada tangan dan kaki saat ini masih dalam perawatan medis,” bebernya. (ar/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#suami istri #kebakaran #terbakar #gending #luka bakar #pesisir #probolinggo #pasutri