KRAKSAAN, Radar Bromo - Maraknya aksi pencurian motor di Kecamatan Kraksaan menjadi atensi dari jajaran polsek setempat.
Untuk menekan aksi tersebut polisi rutin melakukan patroli di wilayah potensi terjadinya aksi pencurian tersebut.
Wilayah Kraksaan menjadi salah satu sasaran aksi pencurian motor. Khususnya tempat - tempat publik dan tempat parkir tanpa penjagaan yang ketat.
Kondisi seperti ini menjadi tempat favorit dari pelaku pencurian motor. Oleh sebab itu untuk meminimalisir kejadian tersebut perlu ada upaya serius dari aparat kepolisian.
“Wilayah hukum Polsek Kraksaan memang masih menjadi salah satu sasaran aksi pencurian motor. Kami lakukan pengintaian, operasi dan penyisiran rutin pada wilayah berpotensi pencurian,” kata Panit Reskrim Polsek Kraksaan Ipda Djuwantoro Setyowadi.
Wilayah Kraksaan menjadi wilayah yang cukup berpotensi terjadi pencurian. Sebab memang menjadi ibu kota kabupaten yang menjadi jujugan masyarakat.
Ada beberapa tempat yang jadi perhatian serius. Yakni Alun-alun Kraksaan, SL Park, Pasar dan tempat publik lainnya.
Jika menemukan hal yang mencurigakan saat pengintaian, polisi akan terus membuntuti terduga pelaku.
Kemudian saat terduga pelaku melakukan aksinya polisi akan bergerak cepat melakukan penangkapan.
“Kalau patroli sudah kami lakukan rutin. Bahkan pada tempat-tempat parkir yang minim penjagaan,” bebernya.
Setyowadi bilang, walaupun pihaknya sudah berupaya menekan kasus pencurian motor, pihaknya berharap masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan.
Selain itu juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat memarkirkan kendaraannya.
Menggunakan kunci ganda dan memarkirkan pada tempat yang aman serta mudah dipantau.
“Keamanan bisa terwujud dengan meningkatkan kewaspadaan. Tetap berhati-hati saat memarkirkan motor. Agar tidak menjadi sasaran aksi pencurian,” ucapnya.
Sebelumnya aksi pencurian motor (curanmor) terjadi di dua lokasi di Kecamatan Kraksaan, Minggu (5/1).
Aksi tersebut terekam oleh CCTV namun sampai dengan senin (6/1) Polsek Kraksaan masih belum menerima laporan curanmor tersebut dari korban.
Aksi curanmor pertama diduga terjadi di Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan. Pelaku dari ruas jalan raya masuk mengendap-endap menuju sebuah motor scoopy warna merah yang sedang terparkir membelakangi pintu gerbang. Dengan hitungan detik laki-laki tersebut membobol kontak motor.
Insiden kedua pada hari yang sama pencurian motor Revo diduga milik warga Kelurahan Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan.
Dua insiden tersebut diduga dilakukan oleh seorang laki-laki yang sama. Menggunakan celana jins dan jaket warna gelap. Serta menggunakan topi dengan wajah tertutup buff. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid