KRAKSAAN, Radar Bromo - Manajemen RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo terus menunjukkan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan, termasuk di wilayah Tapal Kuda.
Hal itu ditunjukkan dengan melakukan transformasi fasilitas dan membuka layanan unggulan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dr. dr. Hj. Yessi Rahmawati,Sp.OG(K), MH, M.Kes, FISQua Direktur RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo mengatakan, secara geografis rumah sakit ini berada di Tapal Kuda, tepatnya di wilayah timur bagian tengah.
Kondisi ini memungkinkan pasien di wilayah tersebut untuk mendapatkan layanan rujukan dengan lebih mudah dan cepat di RSUD Waluyo Jati.
“Secara posisi kami berada di wilayah timur tapal kuda, tapi kami berada di tengah-tengah. Artinya, pasien dari Situbondo dan sekitarnya misalnya, ingin dirujuk ke Surabaya, tapi jaraknya terlalu jauh. RSUD Waluyo Jati bisa menjadi pilihan yang lebih dekat,” ujarnya usai meresmikan ruang Direksi RSUD Waluyo Jati, Rabu (8/1).
Dengan letak strategis di wilayah timur bagian tengah, RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo memiliki harapan besar untuk memenuhi kebutuhan medis masyarakat di kawasan tersebut.
“Harapan kami, RSUD Waluyo Jati menjadi center rujukan di wilayah timur tapal kuda. Karena berada di tengah, kami menyebutnya rumah sakit rujukan timur tengah,” katanya.
Dokter spesilias obgyn yang mendapat gelar doktor pada Selasa (07/01) ini menambahkan, sejauh ini RSUD Waluyo Jati memiliki banyak layanan unggulan.
Diantaranya, ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit) yang dilengkapi ventilator canggih dan spesialias konsultan bermetode neurodevelopmental care.
“Ada juga layanan radiologi yang dilengkapi CT Scan 128 slice, mammografi dan USG Payudara. Kami juga sedang berproses untuk layanan radiologi intervensi atau cathlab, dan masih banyak lagi layanan unggulan yang kami siapkan untuk melayani masayarakat,” ujar dokter yang berulang tahun pada 5 Januari itu.
Pj Sekda Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, S.Sos. M.Si yang hadir dalam peresmian menambahkan, dalam setahun terakhir, RSUD Waluyo Jati telah menyelesaikan pembangunan fisik dan alat kesehatan (Alkes).
Semuanya untuk memudahkan masyarakat Kabupaten Probolinggo dalam memperoleh layanan kesehatan yang maksimal.
“Saya mengucapkan selamat atas penganugerahan gelar doktor kepada dokter Yessi Rahmawati. Ini juga merupakan anugerah bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” katanya.
“Berdasarkan pengetahuan saya, beliau satu-satunya dokter spesialis obgyn yang dimiliki Pemkab Probolinggo. Perempuan pertama pejabat di lingkungan Pemkab Probolinggo yang meraih gelar doktor dan juga direktur definitif pertama setelah RSUD Waluyo Jati naik kelas menjadi rumah sakit kelas B,” katanya. (uno/fun)
Editor : Fahreza Nuraga