Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Antisipasi Macet Arus Balik Nataru, Buka Tol Arah Kraksaan-Gending, Per Hari Rata-Rata 2.500 Kendaraan Melintas  

Agus Faiz Musleh • Selasa, 31 Desember 2024 | 00:04 WIB

 

SUDAH OPERASIONAL FUNGSIONAL: Gerbang tol Kraksaan yang mulai dibuka sejak Sabtu (21/12) lalu.
SUDAH OPERASIONAL FUNGSIONAL: Gerbang tol Kraksaan yang mulai dibuka sejak Sabtu (21/12) lalu.

KRAKSAAN, Radar Bromo –Selama sepekan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), 21–27 Desember 2024, hampir 20 ribu kendaraan melintas di Jalan Tol Probowangi Paket 1 (Gending-Kraksaan). Rata-rata kendaraan yang melintas mencapai 2.500 per hari di jalur ini.

Berdasarkan data PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), volume kendaraan tertinggi yang melintas selama periode mudik mencapai 3.000 lebih per hari. Dan terendah sekitar 2.100 kendaraan per hari.

Angka maksimum harian kendaraan yang melintas berada pada pukul 11.00-12.00. Di jam-jam ini, hampir 400 kendaraan melintas tiap hari.

“Saat sore, angka kendaraan yang melintas turun sampai puluhan kendaraan,” terang Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto.

Sementara itu, rata-rata asal kendaraan yang melintasi exit Kraksaan selama masa mudik berasal dari berbagai gebang tol. Mulai dari Kejapanan Utama, Pasuruan, dan Malang.

“Paling tinggi dari Kejapanan, ada seribu lebih kendaraan setiap harinya. Kemudian, dari Gending sekitar lima ratus kendaraan per harinya,” lanjutnya.

Sepanjang periode pemantauan pada 21–27 Desember 2024, tidak tercatat adanya gangguan khusus di jalur tol Gending-Kraksaan.

Seperti lubang jalan, genangan air, maupun longsoran. Seluruh ruas jalan dalam kondisi aman dan tidak ada laporan gangguan yang memengaruhi kelancaran lalu lintas.

Selama periode mudik ini juga, tidak tercatat adanya kecelakaan di ruas jalan Probolinggo-Banyuwangi.

Semua indikator, termasuk jumlah korban, kendaraan yang terlibat, serta penyebab kecelakaan, dilaporkan nihil.

“Kami berterima kasih kepada semua stakeholder yang telah membantu fungsional paket 1 tol Probolinggo-Banyuwangi ini. Sehingga berjalan dengan aman dan lancar tidak ada hambatan sedikit pun,” ujarnya.

Sementara itu, PT JPB belum bisa memastikan apakah akan ada lonjakan kendaraan selama arus balik sejak 28 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Namun, pihaknya sudah mengantisipasi kemungkinan terjadi lonjakan kendaraan.

“Untuk arus balik, yang kami buka tol arah Kraksaan-Gending. Tapi, kami belum bisa memastikan apakah akan ada kenaikan. Hanya kami siap memberikan yang terbaik pada libur Nataru saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, rekayasa lalu lintas dilakukan Polres Probolinggo untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan selama arus balik Nataru.

Fungsional tol Probowangi kini dibuka satu arah untuk arus balik, yaitu dari Kraksaan menuju Gending.

Kebalikan dari fungsional sebelumnya saat arus mudik, yaitu dari arah Gending menuju Kraksaan.

Fungsional tol untuk arus balik mulai dilakukan Sabtu (28/12) sampai Minggu (5/1), tepatnya di hari kedelapan Operasi Lilin Semeru 2024. Jam operasional tol sama dengan arus mudik yaitu pukul 06.00-16.00.

Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Anthonio Effan Sulaiman mengatakan, saat arus mudik pengguna jalan tol tujuan Banyuwangi dapat melintas di satu arah dari ruas Gending ke Kraksaan atau dari barat ke timur.

Sementara pada arus balik, berlaku sebaliknya. Yaitu, dibuka ruas jalan tol Kraksaan menuju Gending atau dari timur ke barat.

“Pada arus balik, pengguna jalan yang dapat melintas yaitu pengguna jalan yang mengarah ke Surabaya. Kebalikan saat arus mudik,” katanya.

Menurutnya, fungsional ruas jalan Tol Probowangi segmen Kraksaan memang diberlakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan karena tingginya volume kendaraan selama arus mudik. Penggunaan ruas jalan tol itu bertujuan untuk membantu kelancaran lalu lintas.

“Kami berharap fungsional tol dapat mengantisipasi dan mengurai kepadatan kendaraan yang melintas. Sehingga pengguna jalan dapat tiba di lokasi tujuan tanpa harus terkena macet,” bebernya.

Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Probolinggo agar tidak melakukan konvoi saat malam pergantian tahun.

Pasalnya akan mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) sehingga dikeluhkan oleh masyarakat.

“Semua warga agar merayakan pergantian tahun bersama keluarga. Tidak melakukan konvoi kendaraan yang dapat mengganggu,” jelasnya. (mu/ar/hn)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#libur #tol gending #nataru #Tol Probowangi #Tol Kraksaan #arus lalu lintas