Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Animal Rescue Damkar Kab Probolinggo Sering Terima Laporan Binatang Liar saat Hujan, Selama Dua Pekan Saja Terima Laporan Segini

Achmad Arianto • Senin, 16 Desember 2024 | 17:05 WIB

HATI-HATI: Dua personel Damkar mengevakuasi sarang tawon vespa dari atap rumah warga Dusun Krajan, Desa Nogosaren, Kecamatan Gading.
HATI-HATI: Dua personel Damkar mengevakuasi sarang tawon vespa dari atap rumah warga Dusun Krajan, Desa Nogosaren, Kecamatan Gading.
 

DRINGU, Radar Bromo - Curah hujan mulai tinggi membuat tim animal rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo lebih sering mendapatkan laporan tawon dan binatang liar masuk rumah.

Selama dua pekan saja, sudah 6 laporan diterima dan petugas harus melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehudin mengatakan bahwa laporan tawon berada di lingkungan rumah dan binatang liar masuk rumah yang diterima menjadi perhatian serius.

Pasalnya dapat meresahkan masyarakat bahkan banyak masyarakat yang belum mengetahui cara mengevakuasinya.

Untuk meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan tim animal rescue Damkar kabupaten probolinggo turun untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Laporan tawon vespa dan binatang liar masuk rumah setiap bulannya pasti ada. Namun trend laporan biasanya naik saat masuk musim hujan,” katanya.

Selama dua pekan pertama bulan Desember animal rescue Damkar Kabupaten Probolinggo telah mendapatkan 6 laporan sarang tawon vespa dan binatang liar masuk rumah.

Laporan tersebut diantaranya adalah 3 laporan sarang tawon dekat rumah, 2 ular masuk rumah dan kantor, serta 1 laporan evakuasi biawak dari atap rumah.

Evakuasi tawon dan binatang liar tidak boleh dilakukan sembarangan. Sebab apabila tidak memiliki keahlian atau salah dalam penanganan dapat membahayakan orang sekitar.

Selain itu binatang liar yang masuk permukiman harus dievakuasi ke tempat atau habitat baru yang jauh dari pemukiman.

Tindakan ini perlu dilakukan untuk menjaga keseimbangan rantai makanan dan ekosistem.

Sholehudin menambahkan penyebab tawon, ular dan biawak mudah ditemukan di pemukiman warga.

Karena habitatnya telah tergusur oleh perumahan warga, kemudian aktivitas warga baik disengaja ataupun tidak sengaja merusak habitat.

Selain itu dapat disebabkan juga karena binatang liar mencari makan sampai pemukiman.

“Lokasi yang kondisinya lembab biasanya menjadi tempat favorit tawon, ular dan biawak,” bebernya. (ar/fun)

Editor : Abdul Wahid
#ular masuk rumah #damkar #sarang tawon #rescue