TIRIS, Radar Bromo- Hujan deras mengguyur Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Minggu (24/11), membawa bencana.
Tebing setinggi 8 meter longsor menimpa rumah Buhari, 46, warga Dusun Sumber Kampung, desa setempat.
Material longsor menutup teras rumah dan mengakibatkan rumah rusak ringan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Bencana longsor ini bemula saat hujan mengguyur wilayah Desa Andungbiru. Hujan disertai angin kencang mulai melanda, Minggu (24/11), sekitar pukul 13.05. Sekitar pukul 15.20, hujan mekin deras dan membuat tebing setinggi 8 meter longsor.
Reruntuhan tebing pun menimpa teras rumah Buhari. “Longsor terjadi saat hujan deras. Material longsor langsung menghantam depan rumah warga hingga mengalami rusak ringan,” ujar Sekretaris Desa Andungbiru, Asrawi, Senin (25/11).
Sejatinya saat itu ada tiga titik longsor. Di antaranya, di Dusun Sumber Kampung, Dusun Kedaton, dan Dusun Lawang Kedaton.
Dari keseluruhan tiga insiden itu, yang palin parah di Dusun Sumber Kampung. Material longsor menghantam bagian depan rumah.
“Satu titik yang paling parah. Warga baru bisa melakukan evakuasi sekitar pukul 17.30 saat hujan sudah berhenti,” bebernya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Zubaidullah mengatakan, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) telah mendatangi lokasi kejadian.
Bersama Agen PB Jatim, Polsek Tiris, warga desa dan pemerintah Desa Andungbiru, mereka membersihkan material longsor secara manual.
Tim gabungan ini mengangkat material longsoran yang menutupi rumah dan jalan. Selain mengevakuasi material longsor, BPBD juga memberikan bantuan. Berupa satu kotak hygien kit, 200 lembar kantong plastik, terpal, dan satu paket sandang.
Serta, dua cangkul dan dua sekrup untuk membantu proses asesmen kebencanaan.
“Tidak ada korban jiwa. Longsor mengakibatkan material tanah menutupi teras rumah. Tinggi longsoran sekitar 8 meter dengan panjang 30 meter,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Muhammad Fahmi