KRAKSAAN, Radar Bromo- Sejumlah fasilitas permainan anak-anak di Alun-alun Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, sudah lama ada yang rusak. Sejumlah fasilitas yang rusak, sementara ditarik, namun baru akan diganti tahun depan.
Penggantian dinilai perlu dilakukan setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo memperhatikan standar keamanan dan kenyamanan penggunanya.
Sejumlah permainan anak-anak berbahan plastik telah rusak karena termakan cuaca dan waktu.
“Rencananya segera kami perbaiki. Rupanya tempat bermain berbahan plastik, jadi harus diganti,” ujar Plt Kepala DLH Kabupaten Probolinggo A’at Kardono.
Namun, penggantiannya tidak dapat dilakukan tahun ini. Sebab, anggaran DLH terbatas dan lebih memprioritaskan pemeliharaan taman lainnya.
Karena itu, pengganti fasilitas permainan ini akan dilakukan tahun depan.
“Rencananya akan kami ganti tahun 2025. Sekarang masih konsentrasi di Hutaka dan Sumberlele Park,” jelasnya.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kondisi tempat bermain anak di sisi selatan Alun-alun, saat ini sudah lebih baik dari sebelumnya.
Sejumlah permainan yang rusak berat dan berisiko melukai pengunjung sudah ditarik.
Namun, masih ada sejumlah permainan yang rusak dan menunggu pemeliharaan. Pasalnya, pengunjung khawatir jika tidak berhati-hati, pengguna terluka.
Salah seorang pengunjung asal Kecamatan Kraksaan, Shanty, 32, berharap pengelola lebih memperhatikan kondisi permainan anak-anak. Agar lebih aman dan nyaman digunakan. Sebab, tidak dapat dipungkiri, saat ini alun-alun menjadi tempat wisata alternatif. Khususnya saat libur dan akhir pekan.
“Dulu ada rumah-rumahan berbahan plastik kondisinya sudah rusak. Saat ini sudah tidak ada lagi, mungkin sudah ditarik. Sebagai masyarakat, tentunya kami berharap bisa lebih diperhatikan,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Fahreza Nuraga