KRAKSAAN, Radar Bromo- Sebuah mobil ditemukan terbakar di ruas jalan Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.
Api yang berkobar cukup besar diduga berasal dari puluhan jeriken berisi BBM Pertalite di mobil itu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kebakaran ini terjadi pukul 23.00, Minggu (10/11) malam.
Tdak ada siapa pun di sekitar mobil yang terbakar. Diduga, pemiliknya meninggalkan mobil begitu saja saat kebakaran terjadi.
Saat ditemukan terbakar, mobil itu terparkir di sisi barat Jembatan Semampir. Sekitar 100 meter dari SPBU Semampir.
Kebakaran tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo. Hingga akhirnya, satu unit mobil damkar wilayah timur datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.
“Tidak ada yang tahu persis kejadiannya seperti apa. Kami hanya mendapatkan informasi bahwa ada mobil terbakar hebat. Jadi langsung ke lokasi kejadian,” ujar Humas Damkar Kabupaten Probolinggo Sholehudin saat dikonfirmasi Senin (11/11).
Saat petugas Damkar tiba di lokasi, api yang membakar mobil, menurut Sholehudin, berkobar sangat besar.
Petugas pun langsung memadamkan api dengan fokus utama seluruh bodi mobil. Sebab, seluruh bodi mobil terbakar dengan api sangat besar.
Setelah sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan. Setelah dipastikan tidak ada lagi titik api, baru petugas meninggalkan lokasi.
“Saat kejadian, kami tidak menemukan pemilik mobil. Sepertinya, mobil ditinggal saat terbakar oleh pemiliknya. Sementara di dalam mobil ada beberapa jeriken BBM,” tuturnya.
Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Santi membenarkan kebakaran mobil itu.
Setelah api padam, petugas mengecek kondisi mobil. Saat itulah ditemukan puluhan jeriken diduga berisi Pertalite.
Walaupun demikian, petugas belum bisa menyimpulkan apa pun tentang kebakaran itu. Sebab, informasi yang diperoleh, masih prematur. Sehingga memerlukan pendalaman.
“Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Karena itu, saat ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Probolinggo,” terangnya. (ar/hn)
Editor : Muhammad Fahmi