KRAKSAAN, Radar Bromo - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan alat bantu berupa template braille.
Hal ini untuk memudahkan penyandang disabilitas netra dalam memberikan hak suara pada Pilkada 2024.
Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Aliwafa menguraikan, untuk surat suara tetap sama. Hanya saja untuk mencoblos, KPU menggunakan alat bantu tersebut.
Proses pencoblosan akan dibantu oleh petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Alat bantu ini sudah dipersiapkan dan didistribusikan per kecamatan, termasuk di Gudang KPU.
Setiap TPS akan dilengkapi dengan dua alat bantu. Satu untuk surat suara pemilihan Bupati (Cabup) dan satu untuk pemilihan Gubernur (Cagub).
Dengan total 1.739 TPS di Kabupaten Probolinggo, KPU telah menyediakan 3.478 unit alat bantu tersebut.
“Jadi setiap TPS mendapatkan 2 alat bantu. Totalnya dikalikan jumlah TPS di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Aliwafa menambahkan, jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Probolinggo mencapai 3.144 orang. Mereka terdiri dari berbagai jenis disabilitas.
Yakni 1.312 penyandang disabilitas fisik, 195 penyandang disabilitas intelektual, 511 penyandang disabilitas mental, 527 penyandang disabilitas wicara, 123 penyandang disabilitas rungu dan 476 penyandang disabilitas netra.
“Dengan adanya alat bantu ini, kami berharap semua penyandang disabilitas, khususnya yang netra, dapat dengan mudah menggunakan hak pilih mereka secara mandiri dan rahasia,” ujar Aliwafa.
KPU memastikan, bahwa seluruh alat bantu telah dipacking dan siap digunakan pada hari pemungutan suara.
Dukungan ini diharapkan, mampu meningkatkan partisipasi pemilih dari kalangan penyandang disabilitas.
Serta memastikan bahwa mereka dapat berpartisipasi penuh dalam proses demokrasi. (mu/one)
Editor : Jawanto Arifin