MARON, Radar Bromo-Siapa yang tidak suka bakso? Kuah berlimpah yang menggoda, berpadu dengan mi dan tentu saja pentol jadi bintang utamanya, menciptakan sensasi yang tak terkira.
Namun, gambaran bakso pada umumnya itu, tak ditemukan di warung bakso yang terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo ini.
Tak seperti pada umumnya yang bakso biasanya menawarkan berbagai jenis. Antara lain bakso halus, bakso kasar, mungkin yang baru baru ini ada varian bakso dengan seafood di dalamnya.
Namun rekomendasi bakso kali ini bukan seperti bakso biasanya yaitu bakso tanpa pentol, atau dikenal dengan bakso tong tong.
Bakso ini termasuk legendaris di kawasan Wonorejo, Maron. Lokasinya bias diakses sekitar 20 menit dari jalan pantura arah Klaseman-Maron.
Yang unik, bakso ini menawarkan varian bakso tanpa pentol (bola daging).
Sucipto atau akrab dipanggil Pak Cip/ Cipto merupakan generasi kedua pemilik bakso legendaris tersebut. Ia diwariskan dari ayahnya.
“Dulu ayah saya berjualan sekitar tahun 70-an. Namun, tidak menetap seperti yang sekarang saya teruskan ini. Melainkan bakso dijajakan dengan cara dipikul dan berkeliling ke sejumlah tempat,” ujarnya.
Hal yang menarik pada bakso ini adalah campuran daging sapi sebagai pengganti pentol seperti lazimnya bakso saat ini.
Bakso ini dikenal dengan sebutan “bakso Tong Tong.” Bagi sebagaian orang, mungkin kurang familiar dengan bakso tersebut terutama kalangan genZ. Namun bakso ini wajib dicoba bagi pecinta kuliner bakso.
“Namanya bakso tong tong karena dulu ayah saya memakai kenongan (alat kerapan sapi) untuk menarik perhatian pembeli yang Ketika dipukul akan mengeluarkan bunyi tung tung tung” terang Sucipto.
Meski bakso ini berbeda pada umumnya, namun setiap malamnya selalu ramai pembeli.
Sebagai pelengkap pembeli biasanya mencapurkan kepeng (kripik olahan singkong) sebagai pelengkap Ketika disantap.
Selain dicampur kepeng bakso ini juga cocok disajikan dengan nasi sebagai alternatif pengganti makan malam.
Bakso ini buka dari jam 16.00 sampai jam 22.00 setiap harinya kecuali kamis malam jumat .
Harga bakso tong tong ini hanya Rp 7.000 seporsi lengkap dengan nasi dan sangat nikmat ketika disantap saat malam.
“Seminggu sekali saya dan keluarga pasti sempatkan untuk membeli bakso ini karena memang sudah langganan dan untuk cita rasa, kaldunya juga gurih yang bikin nagih dengan irisan daging sapi,” ujar salah satu pembeli. (M Maulidil Zidni Ilma/ Tim Magang Unesa)
Editor : Muhammad Fahmi