Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gagalkan Jambret, Dokter di Kraksaan Probolinggo Ini Terseret hingga Nyemplung Drainase

Achmad Arianto • Jumat, 4 Oktober 2024 | 04:15 WIB

 

Aksi jambret saat berupaya merampas tas milik dokter di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tas gagal diambil, namun sang dokter terseret dan jatuh di drainase.
Aksi jambret saat berupaya merampas tas milik dokter di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tas gagal diambil, namun sang dokter terseret dan jatuh di drainase.

KRAKSAAN, Radar Bromo-Aksi kejahatan jalanan masih meneror warga Probolinggo. Seorang dokter yang bertugas di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo jadi korban jambret.

Beruntung, aksi jambret itu berhasil digagalkan lantaran korban mempertahankan tas yang dijambret.

Namun, perlawanan korban tak mudah. Sang dokter sempat terseret dan jatuh ke drainase.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penjambretan itu terjadi Rabu (2/10), sekitar pukul 12.00.

Saat itu, korban dr. Fauziah yang merupakan dokter spesialis paru-paru baru pulang berdinas.

Dia berjalan melewati sebuah gang di Kandangjati Kulon, Kecamatan Kraksaan, dengan membawa tas selempang yang diletakkannya di bahu kanan. Walaupun siang, kondisi jalan saat itu sedang sepi.

Korban tak menyadari dibuntuti seorang pemuda berkaus biru dengan mengendarai motor matik. Pelaku melaju pelan di belakang korban.

Begitu dekat dengan korban, pelaku menarik tas korban. Namun, korban memberikan perlawanan.

Dia mempertahankan tas miliknya yang diduga berisi dompet dan dokumen lain. Sementara pelaku tidak melepas tas itu.

Sesaat, terjadi tarik menarik tas antara pelaku dengan korban. Korban yang kalah kuat lantas terseret sekitar 2 meter, kemudian jatuh ke drainase.

Aksi tersebut terekam CCTV di sekitar lokasi kejadian. Rekaman berdurasi 25 detik tersebut kemudian menyebar melalui pesan berantai dan viral di facebook dan Instagram.

“Betul percobaan penjambretan terjadi di Kelurahan Kandangjati Kulon. Korbannya seorang dokter,” kata Panit Reskrim Polsek Kraksaan Iptu Djuwantoro Setyowadi, Kamis (3/10).

Pada akhirnya, aksi tersebut gagal karena korban mempertahankan tasnya. Walaupun korban sampai terseret dan jatuh ke drainase.

Akibatnya, korban mengalami luka di tangan dan wajah. Aksi ini kemudian diketahui oleh warga setempat.

Sejumlah warga pun mengejar pelaku yang kabur ke arah timur dengan kecepatan tinggi. Namun, tidak terkejar.

“Kami belum mendapatkan laporan secara tertulis. Namun demikian, kami sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan beberapa saksi,” beber Djuwantoro. (ar/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#rsud waluyo jati #jambret #probolinggo #Kraksaan