Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gadis 14 Tahun di Bantaran Probolinggo Ini Mengaku Disetubuhi Pakdenya hingga Hamil 4 Bulan

Achmad Arianto • Kamis, 3 Oktober 2024 | 05:40 WIB

 

DIPERIKSA: Naz (kanan), 14, remaja korban persetubuhan mendatangi Unit PPA Polres Probolinggo.
DIPERIKSA: Naz (kanan), 14, remaja korban persetubuhan mendatangi Unit PPA Polres Probolinggo.

PAJARAKAN, Radar Bromo – Naz, masih 14 tahun. Belum menikah. Namun, tiba-tiba gadis asal Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo itu hamil.

Yang membuat miris, Naz tidak tahu bahwa dirinya sedang hamil. Keluarganya justru yang awalnya merasa curiga dengan kondisi Naz.

Keluarga merasa curiga, sebab biasanya Naz rutin minta dibelikan pembalut setiap bulan. Namun, 3 bulan terakhir dia tidak lagi minta dibelikan pembalut.

Keluarga akhirnya bertanya langsung pada Naz, kenapa dia tidak lagi minta dibelikan pembalut. Dengan jujur Naz menjawab bahwa dirinya belum datang bulan.

Mendapat jawaban seperti itu, keluarga makin curiga. Sebab, terjadi perubahan pada fisik Naz. Gadis yang hanya bersekolah sampai kelas 4 MI itu mulanya bertubuh ramping.

Namun, semakin lama tubuhnya tambah berisi. Selain itu, perut Naz juga mulai membuncit. Mirip dengan ciri-ciri perempuan yang sedang hamil muda.

Keluarga akhirnya membeli test pack untuk memastikan kondisi Naz. Apakah dia hamil seperti kecurigaan keluarga atau tidak.

Keluarga pun makin terkejut setelah mengetahui hasil test pack pada Naz. Sebab, test pack menunjukkan bahwa dia sedang hamil.

Untuk menambah keyakinan, keluarga akhirnya memeriksakan Naz pada bidan. Dan hasilnya pun sama dengan test pack.

Berdasarkan pemeriksaan itu, bidan menyatakan Naz memang hamil. Bahkan, usia kandungannya sekitar 4 bulan.

“Kehamilannya diketahui setelah dilakukan test pack yang hasilnya positif. Saat diperiksakan ke bidan, rupanya hamil 4 bulan. Detak jantung bayi sudah terasa,” ujar Dul, 40, kerabat Naz saat ditemui di Mapolres Probolinggo, Rabu (2/10).

Kaget bercampur penasaran, keluarga lantas menanyakan perihal kehamilan tersebut pada Naz. Dengan polos Naz mengaku telah disetubuhi Pakde-nya. Dia adalah Sam, 45.

Keluarga korban tentu saja tidak terima dengan pengakuan korban. Karena itu, keluarga lantas melaporkan kejadian itu ke Polres Probolinggo pada Kamis (12/9).

Kanit PPA Polres Probolinggo Aiptu Agung Dewantara mengatakan, dugaan persetubuhan tersebut sudah dilaporkan pihak korban pada 12 September. Polisi sudah melakukan penyelidikan, hingga kasusnya naik ke tahap penyidikan.

Sementara saat ini terduga pelaku masih berstatus saksi atas perkara tersebut. Belum ada penetapan tersangka.

"Visum pada korban sudah dilakukan. Untuk terlapor sudah kami kirimi surat panggilan sebagai saksi. Sudah kami agendakan pemeriksaannya, nanti progresnya akan kami sampaikan," ujarnya. (ar/hn)

Editor : Achmad Syaifudin
#pemerkosaan #pencabulan #polres probolinggo #perkosaan #unit ppa