BANYUANYAR, Radar Bromo- Wilayah Resos Pengelolaan Hutan (RPH) Klenang, Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Probolinggo, KPH Probolinggo, benar-benar rawan kebakaran. Jumat (6/9), kembali terjadi kebakaran. Kali ini terjadi di Petak 26b Blok Jati Gunung, Desa Klenang Kidul, Kecamatan Banyuanyar.
Pemadaman dilakukan secara manual dengan gebyok, lahan seluas satu hektare hangus terbakar. Kebakaran hutan dan lahan (karthutla) ini diketahui oleh petugas saat melakukan patroli kawasan. Sekitar pukul 19.30, mendapatkan informasi dari masyarakat adanya kebakaran di Blok Jati Gunung, Desa Klenang Kidul.
“Kami datangi lokasi, rupanya api berkobar dan sudah merambat,” ujar Kepala Resort Pemangkuan Hutan Klenang, Kasan, Sabtu (7/9).
Wilayah yang terbakar memiliki luas baku 9,50 hektare dengan jenis tanaman pohon jati tahun tanaman 2001 kelas hutan KU V fungsi hutan produksi. Petugas RPH pun langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Probolinggo dan Provinsi. Serta, dengan Polsek dan Koramil Banyuanyar. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat penanganan api.
Wilayah yang terbakar jauh dari sumber air, sehingga pemadaman api hanya bisa dilakukan dengan gebyok. Pemadaman membutuhkan waktu selama 1,5 jam. Setelah padam, petugas masih melakukan penyisiran dan pemadaman bara api agar tidak kembali membesar.
Menurut Kasan, kebakaran kali ini merupakan kejadian kali ketiga dalam sepekan ini. Ia pun mengimbau masyarakat tidak sembarangan menyalakan atau membakar sampah.
“Petak 26b Blok Jati Gunung merupakan kawasan hutan jati. Walaupun demikian, yang terbakar hanya bagian bawah yang berupa semak-semak, ilalang, rumput, dan daun kering. Areal yang terbakar seluas satu hektare. Penyebab kebakaran diduga karena faktor alam,” ujarnya. (ar/rud)
Editor : Ronald Fernando