KRAKSAAN, Radar Bromo-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pantura Semampir, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dekat proyek exit tol Kraksaan. Dua motor matik bertabrakan, sehingga menyebabkan salah satu pengendaranya meninggal seketika.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 00.30, Minggu (11/8) dini hari. Saat itu, sebuah motor Honda Vario melaju dengan kecepatan tinggi dari timur ke barat.
Motor itu dikendarai Waris Wahidi, 24. Dia membonceng Mohammad Saiful Rizal, 17. Keduanya merupakan warga Dusun Penangan, Desa Kregenan, Kraksaan.
Saking kencangnya motor melaju, sehingga Waris diduga tidak dapat mengendalikan motor yang dikendarainya. Motor pun oleng dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat bersamaan, melintas motor NMax Nopol N 4970 MM dikendarai Dany Riatno, 22.
Warga Dusun Cempaka, Desa Pondok Kelor, Kecamatan Paiton itu melaju dari barat ke timur. Kecelakaan antara dua motor pun tidak dapat dihindari. Dua motor itu terlibat tabrakan adu moncong.
“Kecelakaan dua pengendara matik yang melaju dari ruas jalan berlawanan terjadi dini hari. Tepatnya di ruas Jalan Pantura Semampir, depan rumah makan batas kota,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama.
Kerasnya benturan antara dua motor mengakibatkan pengendaranya sama-sama terpental.
Nahasnya, justru pengendara motor NMax yang meninggal. Sementara dua pengendara motor Vario yang masuk ke jalur berlawanan hanya luka ringan.
Warga yang berada di sekitar lokasi kecelakaan lantas mengevakuasi semua korban ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.
Petugas sendiri, menurut Aditya, langsung mendatangi lokasi kecelakaan. Kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan pada sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kecelakaan terjadi.
Dari olah TKP petugas, kecelakaan diduga kuat terjadi karena kelalaian pengendara motor Vario.
Waris yang menyetir tidak dapat mengendalikan laju motornya. Kendaraan yang terlibat kecelakaan ini lantas diamankan ke Pos Unit Laka Satlantas Polres Probolinggo di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan.
“Kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia di TKP dan dua orang mengalami luka-luka. Semuanya dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati,” pungkasnya. (ar/hn)
Editor : Muhammad Fahmi