Peningkatan pendapatan asli desa (PADes) terus diupayakan oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Betek, Kecamatan Krucil. Salah satunya dengan terus melengkapi fasilitas di Betek Rest Area. Tahun ini Pemdes Betek merampungkan pembangunan tandon untuk penampungan air di rest area setempat.
SEJUMLAH fasilitas di Betek Rest Area terus dilengkapi. Hal ini, untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke fasilitas yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Betek tersebut.
Tiap tahun, Pemerintah Desa (Pemdes) Betek mengalokasikan anggaran dana desa (DD) untuk pengembangan rest area tersebut.
Tahun ini berupa pembangunan tendon air. Sebab, selama ini air masih menjadi kendala di rest area tersebut.
Tandon air yang dibangun itu, nantinya akan digunakan untuk mendukung sejumlah fasilitas yang memang masih kekurangan air. Salah satunya pada fasilitas toilet.
“Kami akan terus melengkapi kebutuhan di rest area itu. Untuk mendukung jumlah kunjungan. Tahun ini berupa tendon air. Tentunya harapan kami, dengan adanya fasilitas yang kami lengkapi ini bisa menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke Betek Rest Area,” ujar Pj Kades Betek, Sunarto melalui Bendahara Desa Adi Purnomo.
Ia mengatakan, saat ini sejumlah fasilitas pendukung sudah tersedia di Betek Rest Area.
Seperti musala dan toilet dengan enam pintu. Fasilitas ini dibangun pada 2023. “Karena masih kekurangan air, tahun ini kami lengkapi dengan tendon untuk penampungan airnya,” katanya.
Betek Rest Area merupakan lahan aset desa yang dikembangkan sebagai objek wisata multifungsi. Pasalnya, tidak hanya dibangun untuk wisata alternatif warga yang hendak berkeliling Kecamatan Krucil. Rest area ini juga menjadi pintu gerbang untuk menuju sejumlah tempat wisata di Kecamatan Krucil.
Dengan total luas lahan 1,8 hektare, rest area ini memiliki sejumlah fasilitas menarik yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk beristirahat di rest area tersebut.
Baik sebelum atau sesudah berkunjung di sejumlah tempat wisata di Kecamatan Krucil. (uno/fun/*)
Jembatan Rampung, Akses Warga Makin Nyaman
KEAMANAN dan kenyamanan akses transportasi di Desa Betek kian dibenahi. Sejumlah pembangunan fisik telah dirampungkan.
Seperti pembangunan jembatan penghubung di Dusun Beludan. Jembatan yang dibangun dengan panjang 12 meter dan lebar 3 meter ini juga menjadi akses menuju desa tetangga. Seperti Desa Racek dan Desa Wesudan, Kecamatan Tiris.
Jembatan ini, sebelumnya berupa papan kayu. Kondisinya, sangat tidak aman dan nyaman.
Sebab, seudah berusia sekitar 15 tahun. Kendaraan yang melintas di jembatan itu harus ekstra hati-hati. “Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Demi keamanan dan kenyamanan, kami bangun jembatan baru tahun ini,” ujar Bendahara Desa Betek Adi Purnomo.
Ia mengatakan, selain membangun jembatan, tahun ini Pemdes Betek juga merampungkan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Manggisan. TPT ini dibangun untuk mendukung kekuatan jalan agar tidak longsor.
Sehingga, dengan adanya akses yang aman, warga semakin nyaman untuk beraktivitas.
“Jalan itu menjadi akses warga menuju Dusun Perengan. Kondisinya sebelum dilengkapi TPT sangat membahayakan. Harapan kami, dengan adanya pembangunan yang telah kami laksanakan, juga bisa mendukung semua sektor di desa ini. Termasuk sektor pertanian,” katanya.
APBDES PEMERINTAH DESA BETEK TAHUN ANGGARAN 2024
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa Rp 16.000.000,00
Pendapatan transfer Rp 2.736.792.269,00
JUMLAH Rp 2.752.792.269,00
BELANJA
Belanja pegawai Rp 466.985.105,00
Belanja barang dan jasa Rp 2.167.265.004,00
Belanja modal Rp 15.000.000,00
Belanja tidak terduga Rp 103.542.160,00
JUMLAH Rp 2.752.792.269,00
SURPLUS (DEFISIT) Rp (0,00)
PEMBIAYAAN
Penerimaan pembiayaan Rp 37.043.304,81
Silpa tahun sebelumnya Rp 37.043.304,81
PEMBIAYAAN NETTO Rp 37.043.304,81
SISA LEBIH PEMBIAYAAN Rp 37.043.304,81
(uno/fun/*)
Editor : Abdul Wahid