Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Roto-Krucil, Pastikan Akses Transportasi Lebih Baik

Jamaludin • Jumat, 28 Juni 2024 | 17:27 WIB
REHAB: Pekerja menggarap pengaspalan jalan di Dusun Krajan, Penang Paek, dan Dusun Kramat.
REHAB: Pekerja menggarap pengaspalan jalan di Dusun Krajan, Penang Paek, dan Dusun Kramat.

PENINGKATAN perekonomian sebuah desa tidak terlepas dari akses transportasi yang nyaman dan aman. Karena itu, Pemerintah Desa Roto, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, tahun ini memilih fokus membangun infrastruktur jalan.

Sejumlah jalan di Desa Roto sudah mulai nyaman dilintasi. Namun, pemerintah desa terus melakukan perbaikan demi membuat seluruh jalan lebih baik. tahun ini ada sejumlah jalan yang diperbaiki. Di antaranya, berupa rabat beton dan pengaspalan jalan, serta perbaikan jalan aspal.

Pembangunan dilakukan untuk mendukung sejumlah sektor. Di antaranya, meningkatkan perekonomian dan pendidikan. Serta, sektor pertanian yang banyak menjadi mata pencaharian warga setempat.

KOMPAK: Kepala Desa Roto Sriyanto (tengah) berfoto bersama sejumlah perangkat Desa Roto.
KOMPAK: Kepala Desa Roto Sriyanto (tengah) berfoto bersama sejumlah perangkat Desa Roto.

Pembangunan infrastruktur dilaksanakan pada tahap pertama pencairan dana desa tahun anggaran 2024. Semuanya telah rampung. Sejauh ini dari total jalan lingkungan di Desa Roto yang mencapai 37 kilometer, sudah rampung dibangun sekitar 75 persen.

“Tersisa 25 persen jalan lingkungan yang belum diselesaikan. Kami terus upayakan pembangunan jalan lingkungan ini bisa segera kami selesaikan,” ujar Kepala Desa Roto Sriyanto.

Bendahara Desa Imam Muhlisin menambahkan, pembangunan rabat beton dilaksanakan di Dusun Penang Paek sepanjang 230 meter dengan lebar 2 meter. Serta, ketinggian rabat beton 15 sentimeter. Jalan itu merupakan akses antardusun. Sebelumnya, jalan ini berupa tanah.

“Kami bangun agar akses antardusun semakin nyaman dan aman, sehingga bisa mendukung akses transportasi juga,” katanya.

Selain merabat beton jalan, Pemerintah Desa Roto juga mengaspal jalan sepanjang 450 meter dan lebar 2,5 meter di Dusun Kramat. Jalan ini merupakan akses penghubung antara Desa Roto dengan Desa Sumberduren. “Juga akses antarkecamatan,” katanya.

Selain membangun, pemerintah desa juga rutin melakukan pemeliharaan. Tahun ini ada tiga jalan yang direhab. Masing-masing di Dusun Krajan, Penang Paek, dan di Dusun Kramat. Total panjangnya mencapai 825,5 meter. “Dulu jalan ini pernah diaspal, karena faktor usia, banyak yang rusak. Alhamdulillah tahun ini bisa kami rehab,” katanya.

RABAT: Para pekerja membangun jalan rabat beton di Dusun Penang Paek. Jalan ini merupakan akses antardusun.
RABAT: Para pekerja membangun jalan rabat beton di Dusun Penang Paek. Jalan ini merupakan akses antardusun.

Selain itu, pembangunan infrastruktur jalan juga akan dilaksanakan pada tahap kedua pencairan dana desa 2024. Meliputi, pengaspalan jalan di Dusun Kertakata Timur, Dusun Karang Tengah Utara, dan di Dusun Jawaan Barat. (uno/rud/*)

 

APBDES PEMERINTAH DESA ROTO TAHUN ANGGARAN 2024

PENDAPATAN

Pendapatan asli desa             Rp 2.000.000,00

Pendapatan transfer              Rp 2.291.184.048,00

Jumlah                                     Rp 2.293.184.048,00

 

BELANJA

Belanja pegawai                     Rp 441.708.720,00

Belanja barang dan jasa        Rp 330.723.328,00

Belanja modal                         Rp 1.385.011.575,43

Belanja tidak terduga             Rp 161.338.210,00

Jumlah                                     Rp 2.318.781.833,43

Surplus (Defisit)                      Rp (25.597.785,43)

 

PEMBIAYAAN

Penerimaan pembiayaan      Rp 25.597.785,43

Silpa tahun sebelumnya        Rp 25.597.785,43

Pembiayaan netto                  Rp 25.597.785,43

Sisa lebih pembiayaan           Rp 0,00

 

Cegah Stunting melalui Jambanisasi

KEBERSIHAN lingkungan juga menjadi perhatian Pemerintah Desa Roto. Salah satunya melalui program jambanisasi untuk mendukung sanitasi lingkungan dan pencegahan stunting.

Tahun ini, pemerintah desa mengalokasikan anggaran Rp 52,5 juta untuk membangun 15 unit jamban di rumah keluarga sasaran. Jambanisasi merupakan program tahunan Pemerintah Desa Roto.

KESEHATAN: Sejumlah pekerja sedang membangun jambanisasi di salah satu keluarga penerima program tahun 2024.
KESEHATAN: Sejumlah pekerja sedang membangun jambanisasi di salah satu keluarga penerima program tahun 2024.

Sejak 2022, jumlah rumah yang mendapatkan program dinaikkan menjadi 15 unit. Sebelumnya setiap tahun hanya 8 unit jamban. “Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran warga agar tidak buang air besa sembarangan,” ujar Bendahara Desa Roto Imam Muhlisin.

Menurutnya, jambanisasi akan terus dilaksanakan setiap tahun, sehingga jumlah keluarga yang memiliki fasilitas jamban di rumahnya semakin meningkat. Imbasnya, tingkat kebersihan dan kesehatan masyarakat di Desa Roto ikut terkerek. Pemerintah desa mengupayakan program ini bisa terlaksana setiap tahun.

“Akan kami anggarkan setiap tahun untuk program jambanisasi. Saat ini jumlah keluarga yang belum memiliki jamban masih banyak. Dari jumlah KK (kepala keluarga) yang mencapai sekitar 1.500, ada sekitar 750 KK yang tidak memiliki jamban. Namun, dari 750 KK itu sekitar 50 persen sudah memilikinya,” jelasnya. (uno/rud/*)

Editor : Ronald Fernando
#kecamatan krucil #transparansi desa #desa roto