Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ngojek, Warga Rejing-Tiris Ditembak KKB, Begini Respons Sang Istri

Achmad Arianto • Sabtu, 22 Juni 2024 | 14:00 WIB
TERTEMBAK: Husen, warga Desa Rejing, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, yang menjadi korban penembakan KKB di Papua Tengah.
TERTEMBAK: Husen, warga Desa Rejing, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, yang menjadi korban penembakan KKB di Papua Tengah.

TIRIS, Radar Bromo- Seorang warga Desa Rejing, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Husen, 39, menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Penembakan terjadi di Distrik Dokome, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Rabu (19/6).

Atas kejadian itu, korban mengalami luka tembak di bagian kepala. Diketahui, Husen merantau ke Papua menjadi tukang ojek. Penembakan bermula ketika Husen mengantarkan barang dari kios sembako. Selesai mengantarkan barang, korban pulang.

 

 

Namun, di tengah perjalanan dihadang KKB. Barang-barang korban dirampas. Tak hanya itu, korban yang saat itu menggunakan motor, ditembak dan mengenai helm tembus ke telinga kanan dan kepala bagian belakang.

Korban masih sempat kabur menggunakan motornya. Di tengah perjalanan, korban ditolong oleh warga dan dilarikan ke rumah sakit. Husen mendapatkan pertolongan medis.

Sekretaris Desa Rejing Abdul Basir membenarkan adanya kabar yang menimpa warganya. Menurutnya, korban merupakan warga Dusun Darungan, Desa Rejing. Ia bekerja sebagai tukang ojek di Papua Tengah, sejak tiga tahun lalu. Meninggalkan anak dan istrinya di rumah.

“Memang benar berita korban penembakan oleh KKB yang beredar tersebut warga kami (Desa Rejing). Di desa sering dipanggil Pan Abel. Kami mendapatkan kabar kemarin, Kamis (20/6) sore. Keluarga juga sudah mengetahui hal itu,” katanya, Jumat (21/6).

 

 

Hal senada dikatakan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rejing Mohammad Shohi. Menurutnya, pihak keluarga mendapatkan kabar dari saudara korban yang juga bekerja di Papua Tengah. Korban ditembak sepulang dari mengantarkan pesanan.

“Keluarga mendapatkan berita penembakan Husen, langsung dari saudaranya yang juga bekerja di sana (Papua Tengah). Kabarnya akibat penembakan itu, korban mengalami luka di kepala bagian belakang,” ujar pria yang juga tetangga korban ini.

Shohi mengatakan, Husen merantau ke Papua Tengah menjadi tukang ojek bersama seorang saudaranya. Sementara, istri dan anaknya tetap di Dusun Darungan, Desa Rejing. Setelah mendapatkan kabar Husen menjadi korban penembakan, istri Husen syok dan pingsan. Ia sangat mengkhawatirkan kondisi suaminya.

 

 

“Kabar terakhir yang keluarga terima, Husen masih dalam perawatan di rumah sakit. Karena khawatir, keluarga juga berkeinginan membawa pulang ke rumah,” tandasnya.

Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita mengatakan, kepolisian telah menelusuri adanya kabar ini. Dari informasi yang sudah dihimpun di lapangan, kejadian ini benar. Kini, korban sudah ditangani petugas medis di wilayah setempat.

“Polsek Tiris telah melakukan pengecekan, kabar penembakan benar terjadi. Keadaan korban sudah mulai membaik,” ujarnya. (ar/rud)

Editor : Ronald Fernando
#kkb #kepolisian #ojek #tiris