PAJARAKAN, Radar Bromo-Nahas dialami Mesnati, 75. Nenek asal Dusun Kebonan, Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo itu meninggal usai jadi korban tabrak lari.
Kecelakaan maut itu terjadi di Jalur Pantura, Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (14/6).
Informasi yang dihimpun, nenek Mesnati pagi itu hendak menyeberang dari arah utara ke selatan di jalur pantura.
Namun, belum berhasil menyeberang, ia tiba-tiba ditabrak sebuah motor tak dikenal.
Motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Dari arah timur ke barat.
Tragisnya, pengendara motor tersebut tidak berhenti untuk menolong.
Usai menabrak, motor terus melanjutkan perjalanannya. Meninggalkan korban dalam kondisi mengenaskan di tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban tertabrak saat menyebrang dari arah utara ke selatan. ” kata Kanit Gakkum Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama.
Diduga, penyebab dari kecelakaan tersebut lantaran pelaku kurang konsentrasi dan lalai saat berkendara. Sehingga, membuat menabrak seorang nenek-nenek asal Desa Karangpranti tersebut.
Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku tabrak lari ini.
Langkah-langkah yang diambil antara lain mencari closed circuit television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
"Kasus ini masih dalam dalam penyidikan, dan kami akan terus berusaha menemukan pelaku," ujarnya. (mg2/rud)
Editor : Muhammad Fahmi