GENDING, Radar Bromo-Suasana Pasar Desa Klaseman di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin pagi (27/6) gempar.
Ini, setelah ditemukan sesosok mayat pria yang kondisinya sudah berbau. Secepatnya mayat itu dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Waluyo Jati.
Kapolsek Gending AKP Sugeng Harianto mengatakan, laporan penemuan jenazah tersebut diterima sekitar pukul 05.30.
Saat ditemukan, jenazah seorang laki-laki tanpa identitas berada di dalam Pasar Desa Klaseman dalam keadaan tergeletak di lantai pasar.
Polisi kemudian meminta keterangan dari warga sekitar. Petugas lalu memperoleh informasi bahwa korban sudah berada di sekitar pasar 3 hari sebelum ditemukan meninggal dunia.
Setelah itu, tidak tampak terlihat kembali melakukan aktivitas di sekitar pasar.
“Dari keterangan yang sudah kami peroleh, diduga pria tanpa identitas ini adalah ODGJ (orang dengan gagguan jiwa, Red),” katanya.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas Gending melakukan evakuasi jenazah tersebut.
Sesampainya di lokasi, jenazah sudah mengeluarkan aroma tidak sedap (membusuk, Red). Korban diduga sudah meninggal 2 hari sebelum ditemukan.
Petugas Puskesmas kemudian mengecek tubuh jenazah, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah.
Kemudian petugas membawanya ke kamar jenazah RSUD Waluyo Jati.
“Sudah dilakukan pengecekan pada tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” bebernya.
Petugas kamar jenazah RSUD Waluyo Jati Mujino mengatakan, pihaknya menerima jenazah ODGJ tersebut sekitar pukul 07.15.
Sesuai dengan prosedur yang ada, kemudian petugas merawat jenazah dan membersihkannya.
Saat diterima, jenazah menggunakan baju lengan pendek kotak-kotak dan mengenakan sarung merah bata.
Sementara tidak ada ciri-ciri khusus pada tubuh korban. Ciri-ciri pada tubuh korban memiliki tinggi 164 cm dan memiliki usia sekitar 50 tahun.
“Ciri lainnya, jenazah memiliki rambut lurus dan agak botak. Sudah dilakukan sidik jari oleh Reskrim Polres Probolinggo, namun identitas tidak muncul,” imbuhnya. (ar/fun)
Editor : Muhammad Fahmi