DRINGU, Radar Bromo-Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Jawa Timur-Bali begitu serius melakukan pelebaran jalan di jalur pantura.
Belum tuntas pelebaran jalan Kecamatan Paiton-Gending, kini proyek pelebaran jalan sepanjang 3 kilometer dilakukan di ruas jalan Pantura Kecamatan Dringu.
PPK wilayah 1.1 BBPJN Provinsi Jawa Timur-Bali Endi Aktoni mengatakan bahwa pelebaran jalan tersebut merupakan lanjutan dari proyek sebelumnya yang telah dilaksanakan, namun saat ini dalam proses finishing.
Pelebaran jalan dilakukan setelah pihaknya melakukan analisis dan pemetaan kondisi jalan.
Kemudian menemukan bahwa ruas jalan Dringu memiliki volume kendaraan yang cukup tinggi.
Ruas jalan merupakan jalur penting kendaraan roda empat. Baik roda empat tanpa muatan maupun truk bermuatan berat.
Sementara ruas jalan begitu sempit terdapat sentra ikan asap dan fasilitas publik yang menjadi titik potensi kemacetan.
Dengan demikian kepadatan lalu lintas dapat terjadi khususnya saat pagi dan sore hari.
Sempitnya ruas jalan menyisakan celah sedikit, dengan demikian juga berpotensi terjadi kecelakaan. Karena itulah perlu ada pelebaran jalan.
Sehingga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lebih terjamin.
"Pelebaran jalan kami lanjutkan ke arah Pantura Dringu panjangnya sekitar 3 kilometer," ucapnya.
Endi menjelaskan bahwa persiapan pelebaran Jalan Dringu telah dilakukan dua pekan sebelumnya.
Mulai dari sosialisasi kepada warga dan pedagang yang berada di tepi jalan. Kemudian Senin (22/4) proses pengerukan tepi jalan dilaksanakan.
Lebar jalan pada ruas jalan Kecamatan Dringu saat ini 7 meter.
Nantinya akan dilebarkan masing-masing 2 meter pada sisi kanan dan kiri. Sejauh ini proses pelebaran jalan tidak menemukan kendala yang berarti. Hanya saja perlu berhati-hati saat proses pengerukan karena berbatasan dengan bangunan atau lapak milik warga.
"Kalau yang di Dringu masih tahap awal jadi pengerjaan lumayan lama. Namun harus selesai paling lama akhir tahun. Kami selesaikan yang ruas jalan yang timur dulu bertahap kemudian kearah barat," bebernya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid