PAITON, Radar Bromo – Seorang nelayan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Carsim, 45, hilang kontak saat melaut. Sejumlah nelayan dan petugas pun mencarinya.
Kasat Polairud Polres Probolinggo Kota, AKP Slamet Prayitno menjelaskan, Carsim melaut sendirian Kamis (18/4) subuh.
Warga Desa Pondok Kelor itu menaiki perahu fiber berukuran 800 x 180 cm warna putih dengan lis merah kuning.
“Ia berpamitan hendak mencari ikan di perairan Kabupaten Probolinggo hingga Pulau Madura. Biasanya sore menjelang magrib dia sudah pulang. Tapi hingga malam dia tidak kunjung pulang,” jelasnya.
Tujuh nelayan setempat kemudian berinisiatif mencari Carsim malam itu, sekitar pukul 20.00.
“Mereka menyisir perairan Gili Ketapang dan timur Paiton menggunakan dua perahu yang dipimpin Muhammad dan Mukhlas. Namun, pencarian tersebut tidak membuahkan hasil,” tutur AKP Slamet.
Pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Jumat (19/4) besama Satpolair Polres Probolinggo, BPBD Kabupaten Probolinggo, dan Pos SAR Jember.
Saat itu, pencarian kembali menyusuri perairan dari Pondok Kelor menuju Gili Ketapang dan Besuki, Kabupaten Situbondo.
“Namun hasilnya masih nihil juga. Carsim tidak ditemukan,” lanjutn AKP Slamet.
Menurut Slamet, Jumat (19/4) malam ternyata Carsim telah kembali pulang dengan selamat. Ia mendarat di Pondok Kelor menggunakan perahu miliknya.
Berdasarkan cerita Carsim, saat melaut perahu Carsim mengalami kerusakan pada mesinnya.
Sehingga perahunya lantas hanyut terbawa arus hingga ke Gili Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura.
Untunglah kondisinya tersebut diketahui oleh nelayan setempat. Dia lantas dibantu, kapanya ditarik menepi.
Jumat (19/4) lantas perahunya diperbaiki dengan dibantu nelayan setempat. “Setelah diperbaiki perahu bisa dipakai lagi dan Carsim pulang ke Paiton,” jelasnya. (gus/hn)
Editor : Achmad Syaifudin