KRAKSAAN, Radar Bromo - Selama arus mudik dan arus balik Lebaran, proyek pelebaran jalan jalur Pantura Kecamatan Paiton sampai dengan Gending sementara dihentikan.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Jawa Timur-Bali kembali akan melanjutkan overlay jalan setelah hari raya.
PPK wilayah 1.1 BBPJN Provinsi Jawa Timur-Bali Endi Aktoni mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan pengaspalan ruas jalan yang telah dilebarkan dengan panjang total 14 kilometer.
Ruas jalan tersebut hanya pada titik-titik pelebaran jalan yang memiliki potensi kemacetan dan penyempitan ruas jalan.
“Selama ramadan kami kebut. Hari raya sudah selesai pengaspalan dan bisa dilintasi oleh kendaraan untuk mudik,” katanya.
Namun proyek tersebut belumlah selesai. Proyek pelebaran jalan masih akan dilanjutkan setelah hari raya dengan melakukan overlay permukaan ruas jalan secara utuh. Proyek lapis perkerasan tambahan yang dipasang di atas konstruksi yang ada.
Tujuannya untuk meningkatkan kekuatan struktur jalan agar lebih nyaman saat digunakan oleh pengguna jalan.
Selain itu juga agar jalan lebih awet sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Pelebaran jalan dan overlay ini merupakan tahapan pengerjaan yang harus dilakukan.
Hal ini sesuai dengan analisis dan pemetaan kondisi jalan secara berkala. Mulai dari kondisi fisik ruas jalan dan lebar jalan yang ada. Ruas jalan Pantura Kecamatan Paiton membentang hingga Kecamatan Gending memiliki volume kendaraan yang cukup tinggi sehingga perlu konstruksi yang baik.
Endi menambahkan sejauh ini realisasi proyek pelebaran jalan sudah sesuai dengan rencana yang sebelumnya telah disusun. Tidak ada kendala yang serius yang dihadapi hanya saja saat hujan deras pekerjaan tidak dapat dilanjutkan. Sebab jika dipaksakan akan mempengaruhi kualitas jalan.
“Tidak ada kendala yang berarti semuanya sudah sesuai rencana. Karena volume kendaraan cukup padat selama lebaran proyek sementara dihentikan mulai dari H-7 sampai H+7. Selanjutnya overlay jalan akan dilanjutkan sampai selesai,” bebernya. (ar/fun)
Editor : Jawanto Arifin