https://radarbromo.jawapos.com/kraksaan/1004497277/
https://radarbromo.jawapos.com/kraksaan/1004497279/
https://radarbromo.jawapos.com/kraksaan/1003210050/
KRAKSAAN, Radar Bromo - Penertiban pedagang dan bedak yang berada di atas trotoar dan bahu jalan di depan Pasar Semampir Kecamatan Kraksaan terus dilakukan.
Personel Satpol PP Kabupaten Probolinggo tak berhenti untuk menyisiri trotoar tiap hari
Seperti pada Jumat (29/3), kemarin. Aparat penegak perda melakukan penertiban dengan dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo serta Polsek Kraksaan dan Koramil Kraksaan.
Kegiatan ini diawali dengan apel bersama di halaman Pasar Semampir. Selanjutnya puluhan personel Satpol PP bergerak melakukan penertiban.
Pedagang dan bedak yang berada di atas trotoar dan bahu jalan langsung dibongkar.
Penertiban ini dilakukan mulai dari simpang 4 Pasar Semampir ke timur hingga TPS Semampir dan simpang 4 ke selatan atau timurnya Pasar Semampir.
Sementara personel Satpol PP sibuk melakukan penertiban pedagang dan pembongkaran bedak, personel DLH dengan menggunakan alat berat sibuk meratakan tanah hingga ke saluran drainase.
Sebab cor-coran ini dibuat oleh pedagang untuk mendirikan bedak-bedaknya.
Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, penertiban pedagang dan bedak di atas trotoar ini dilakukan dalam untuk memfungsikan kembali trotoar sebagai tempat pejalan kaki.
Karena selama ini trotoar ditempati untuk berdagang sehingga jalan di depan Pasar Semampir sering macet.
“Penertiban pedagang dan bedak di atas trotoar ini akan terus kami lakukan secara bertahap. Kami ingin trotoar ini berfungsi sebagai tempat pejalan kaki. Termasuk kami merapikan jaringan listrik dan pohon-pohon besar yang mengganggu kami rapikan semua,” katanya.
Menurut Sugeng, untuk pedagang yang menempati trotoar itu nantinya akan diarahkan ke dalam Pasar Semampir.
“Sebetulnya sebagian pedagang ikan yang di depan itu merupakan pedagang-pedagang yang didalam dan bukan orang baru sehingga nanti akan digeser ke dalam pasar,” jelasnya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid