Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ini Alasan Satpol PP Kabupaten Probolinggo Bongkar Warung dan Lapak di Trotoar Depan Pasar Semampir

Agus Faiz Musleh • Sabtu, 30 Maret 2024 | 15:00 WIB
DIBONGKAR: Pembongkaran semen pondasi untuk berjualan pedagang di depan Pasar Semampir dilakukan dengan bantuan mino loader, Jumat (29/3).
DIBONGKAR: Pembongkaran semen pondasi untuk berjualan pedagang di depan Pasar Semampir dilakukan dengan bantuan mino loader, Jumat (29/3).

KRAKSAAN, Radar Bromo –Trotoar Pasar Semampir di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya dibersihkan.

Semua warung atau lapak pedagang yang ada di trotoar dibongkar. Fondasi semen yang dipakai berjualan oleh pedang juga dibongkar.

Penertiban itu dilakukan Jumat (29/3) dengan melibatkan 60 personel Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Sebanyak 20 personel Dishub Kabupaten Probolinggo juga diturunkan untuk mengatur lalu lintas. Sebab, jalan ditutup total selama pembongkaran dilakukan.

Beberapa personel TNI/Polri juga dilibatkan. Termasuk petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo yang bertugas mengangkut sampah-sampah hasil pembongkaran.

Selama pembongkaran itu, belasan pedagang ditertibkan. Mulai pedagang sayuran, Kebutuhan pokok, buah-buahan dan yang lain.

Dimulai dengan membongkar semua warung atau lapak yang memanfaatkan trotoar untuk berjualan.

Baik itu bangunan semipermanen, juga dagangan yang menggunakan meja atau gerobak di atas trotoar.

Sebuah warung bakso semipermanen juga dibongkar. Namun, tidak semua. Hanya sebagian temboknya. Sebab, sebagian tembok itu dibangun tepat di atas trotoar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto mengatakan, pembongkaran ini sesuai dengan perintah Pj Bupati Probolinggo yang berkeinginan agar pedagang di Pasar Semampir ditertibkan.

Intinya, berdagang menurutnya harus menyeimbangkan hak dan kewajiban. Hak-hak bagi orang lain harus diberikan.

“Salah satunya, memberikan hak bagi pejalan kaki memanfaatkan trotoar. Jangan dimanfaatkan untuk kepentingan sendiri,” katanya, Jumat (29/3) ditemui di Pasar Semampir.

Selama penertiban, pembongkaran tidak hanya menggunakan tenaga manual dari para personel yang terlibat.

Sebuah mini loader diturunkan untuk membongkar fondasi semen yang digunakan pedagang berjualan.

“Jadi, ada tanah yang dicor dengan semen untuk fondasi berjualan. Sehingga, trotoar jadi dak kelihatan. Ini yang kami bongkar untuk mengembalikan struktur jalan. Sudah terlihat lagi trotoarnya kan,” ujarnya.

Di sisi lain, Satpol PP juga meminta para pedagang menertibkan sendiri kanopi yang terlanjur dibangun di atas trotoar.

Mereka diberi batas waktu hingga hari ini (30/3) untuk menurunkan kanopi itu.Sehingga, kondisi di atas trotoar depan Pasar Semampir benar-benar bersih.  

“Kami beri waktu sampai besok (hari ini, Red) agar dilepas sendiri. Kami tidak ingin ada basa-basi lagi,” tuturnya.

Sugeng mengatakan, pembongkaran itu sendiri tidak tiba-tiba dilakukan. Ada tahapan yang dilakukan.

Sosialisasi dan pendekatan persuasif sudah dilakukan dalam empat bulan terakhir. Karena itu, tidak ada pedagang yang komplain selama pembongkaran dilakukan Jumat. (mu/hn)

Editor : Achmad Syaifudin
#satpol pp #pedagang pasar #pasar semampir