KRAKSAAN, Radar Bromo - Para seniman dan masyarakat Kabupaten Probolinggo sebentar sudah bisa menikmati fasilitas kesenian berupa gedung kesenian yang di bangun pemerintah.
Pembangunannya telah rampung 100 Persen dan hanya menunggu penyerahan pengelolaannya.
Pengelolaan gedung kesenian ini akan dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya). Dikdaya akan melibatkan Dewan Kesenian Kabupaten Probolinggo (Dekapro).
Plt kepala Dinas pemuda olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Heri Wahyudi mengatakan, pembangunan gedung kesenian telah rampung, meski begitu, pengolaanya diberikan kepada Dikdaya.
“Sesuai nomenklatur terbaru, kebudayaan bergabung dengan Dinas Pendidikan. Sehingga pengelolaannya diberikan kepada Disdikdaya,” ujarnya, Rabu (27/3).
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Sulaiman mengatakan, pihaknya telah menerima kunci gedung kesenian dari Dispopar.
“Kuncinya sudah diterima. Pengelolaanya nanti bakal kita lakukan bersama-sama Dekapro,” bebernya.
Dalam proses pengelolaannya nanti, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan penyerahan ke Dekapro. “Rencananya setelah hari raya nanti penyerahannya,” ujarnya.
Operasional gedung kesenian natinya akan digunakan sebagai sarana kegiatan kebudayaan dan kesenian. Seluruh komunitas maupun masyarakat dapat memanfaatkan gedung tersebut.
“Nanti misalkan ada yang mau memanfaatkan gedung, bisa beri tahu kami, untuk kemudian kami sampaikan ke Dekapro,” jelasnya.
Adanya gedung kesenian ini diharapkan pemerintah menjadi salah satu tempat keramaian baru di Kabupaten Probolinggo. Sehingga, upaya peningkatan ekonomi UMKM masyarakat dapat dilakukan.
“Harapannya, tidak hanya kesenian dan budaya. Perekonomian masyarakat juga dapat terdongkrak,” katanya. (mu/fun)
Editor : Abdul Wahid