Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dalami Begal Gending Probolinggo, Polisi Sanggong Daerah Rawan

Ronald Fernando • Senin, 25 Maret 2024 | 20:00 WIB
Ilustrasi Begal
Ilustrasi Begal

GENDING, Radar Bromo- Percobaan pembegalan terhadap korban Muyas, di jalan perbatasan Desa Tegalmojo dan Desa Banyuanyar Lor, terus didalami. Lokasi kejadian yang awalnya remang-remang telah dipastikan. Yakni, masuk wilayah hukum Polsek Gending. Kejadian ini masuk Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending.

Kapolsek Gending AKP Sugeng Hariyanto mengaku telah melakukan olah tempat kerjadian perkara (TKP). Serta, berkoordinasi dengan perangkat desa setempat. Hasilnya, dipastikan lokasi kejadian kasus ini berada di wilayah hukum Polsek Gending.

 

 

Kondisi TKP memang sepi dari lalu lalang pengendara. Di kanan-kiri jalan merupakan lahan pertanian dan minim lampu penerangan. Karena itu, kondisinya bisa dimanfaatkan begal untuk beraksi.

Ia mengaku masih terus berusaha mengungkap kasus ini. Di samping itu, juga meningkatkan pengamanan dan langkah antisipasi agar tak sampai terulang. Salah satunya dengan rutin melakukan patroli serta menyanggong daerah-daerah sepi dan rawan begal.

“Terutama daerah Jalur Pantura seperti Desa Curahsawo, Desa Banyuanyar Lor, dan Sumberkerang,” katanya.

Tak lupa, kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada atas maraknya kriminalitas menjelang Lebaran. Serta, tidak membeli sepeda motor tanpa surat-surat yang sah.

 

 

“Hati-hati dalam memarkir kendaraan. Jangan jauh dari pengawasan. Upayakan ada kunci ganda dan pastikan kendaraan aman,” katanya.

Diketahui, Sabtu (18/3), Muyas, warga Kelurahan Manguharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, menjadi korban begal ketika melintas di jalan perbatasan antara Desa Tegalmojo, Kecamatan Tegalsiwalan dengan Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending. Syukur korban masih bisa lolos dari cengkraman pelaku.

Korban berusaha melawan. Saat pelaku mendekat, korban menabraknya sambil bertakbir “Allahu Akbar.” Muyas lolos. Ia memacu motornya ke timur mencari keramaian warga. Kawanan pelaku juga tak mau menyerah. Mereka masih sempat mengejar korban. Syukur belum sempat tertangkap, korban sudah sampai di permukiman warga. (mg2/rud)

Editor : Ronald Fernando