Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, memiliki potensi wisata desa. Tahun ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Menyono berencana untuk mengembangkan wisata desa tersebut dengan menambah fasilitas dan café di dekatnya.
WISATA Desa menyono itu terletak di samping jalan Desa Menyono. Dengan view alam, sangat bagus untuk menjadi spot foto.
Nah, tahun kemarin Kepala Desa (Kades) Menyono, Novan dengan dana pribadinya, membangun spot taman Menyono Bagus di lokasi tersebut.
Taman tersebut kini sering jadi jujukan warga yang melintas ataupun rombongan untuk berhenti dan foto-foto di taman Menyono Bagus tersebut.
Operator Desa Menyono Mahendra mengatakan, keberadaan taman Menyono Bagus sudah ramai di media sosial (Medsos).
Karena banyak masyarakat dari luar desa dan luar daerah Kabupaten Probolinggo, yang mampir ke taman Menyono Bagus tersebut.
Seperti rombongan pesepeda atau gowes, jalur Desa Menyono sering kali jadi pilihan. Mereka pasti berhenti untuk foto dan kumpul bareng di taman Menyono Bagus
”Banyak yang mampir datang ke sini. Mungkin karena spot dan view alam yang bagus untuk jadi foto-foto. Kebetulan ada gazebo yang dibangun pak kades, tepat berada di samping untuk istirahat juga,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Mahendra menerangkan, sesuai aturan menteri keuangan, penggunaan dana desa (DD) juga bisa ditujukan untuk wisata desa melalui BUMDes.
Karena itu, tahun ini rencana Pemdes akan mengembangkan taman Menyono Bagus tersebut menjadi Wisata Desa. Dengan harapan, menjadikan Desa Menyono lebih ramai dan maju.
”Kami ingin, Desa Menyono ini lebih banyak dikenal dan dikunjungi. Karena itu, potensi wisat Desa yang ada, akan dikembangkan,” terangnya.
Nantinya, dikatakan Mahendra, pihaknya akan membangun sejumlah fasilitas sebagai upaya mengembangkan wisata desa.
Termasuk akan dibangun café-café ataupun fasilitas lainnya. Dengan wisata Desa, tentunya akan dapat mendongkrak perekonomian warga di Desanya. ”Kami akan realisasikan pengembangan wisata Desa ini tahun ini, dengan aktifkan kembali BUMDes setelah pengurus baru,” ujarnya. (mas/fun/*)
Miliki Ciri Khas, Dikenal Dengan Bako Menyono
DESA Menyono, Kecamatan Kuripan, memiliki 4 dusun. Masing-masing Dusun Krajan, Krasak, Kaligunde, dan Sekarputih. Selain ingin mengenalkan Menyono Bagus melalui wisata desa, Pemdes Menyono ingin mengangkat sebagai desa tembakau. Karena selama ini, Desa Menyono dikenal dengan tembakau (bako) Menyono yang memiliki ciri khas.
Operator Desa Menyono Mahendra mengatakan, selain potensi pertanian padi, hampir seluruh petani yang biasa tanam tembakau di desanya.
Baik itu di lahan persawahan maupun lahan tegal. Bahkan, hasil panen tembakau di Desa Menyono, memiliki ciri khas sendiri dan dikenal sebagai bako Menyono.
”Tembakau Menyono itu berbeda. bagi masyarakat yang biasa merokok, bako Menyono itu punya rasa beda dan nyaman,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Mahendra menerangkan, sejauh ini hasil panen tembakau petani di Menyono, memang tidak banyak dibeli atau dijual ke gudang rokok.
Tetapi, tidak sedikit para pedagang yang memilih beli hasil panen tembakau Menyono, untuk disimpan sendiri dan dijual tanpa produksi menjadi rokok pabrikan.
Karena, bagi perokok yang biasa melinting tembakau sendiri, lebih merasakan nyaman gunakan Bako Menyono.
”Tembakau Menyono sudah dikenal miliki ciri khas. Se-Jawa Timur, kami rasa tembakau Menyono ini beda, mulai warna hitam, dan rasanya miliki ciri khas,” terangnya.
Selama ini, dikatakan Mahendra, hasil panen tembakau petani Menyono, tidak sampai ke gudang.
Tetapi, diborong desa-desa sebelah. Bahkan saat panen hasilnya selalu habis terjual.
Karena, hasil tembakau desa Menyono diburu. ”Nanti akan kami upayakan naikkan branding Desa Tembakau Menyono. Supaya, desa lebih maju dan petani lebih merasakan hasilnya,” harapnya. (mas/fun/*)
Jalan Usaha Tani jadi Prioritas
POTENSI pertanian di Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, sangat bagus. Masyarakat sudah merasakan program ketahanan pangan, berupa jalan usaha tani.
Karena itu, Pemdes Menyono akan lebih gencar membangun jalan usaha tani. Karena sangat menekan biaya produksi para petani.
Operator Desa Menyono Mahendra mengatakan, keberadaan jalan usaha tani yang telah dibangun dengan jalan rabat, sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani.
Mempermudah para petani saat proses pengiriman bahan tanam ke sawah ataupun angkut hasil panen ke atas.
Sehingga, dapat mengurangi biaya produksi tani. Sebab, areal pertanian milik warga berada di bawah.
”Tiap tahun, jalan usaha tani dalam program ketahanan pangan selalu diprioritaskan. Karena dari hasil pembangunan jalan usaha tani, sangat dirasakan manfaatnya oleh para petani,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Jalan usaha tani, tidak hanya dirasakan para petani. Tetapi, warga lainnya juga lebih mudah melintas.
Dengan begitu, dapat membantu perekonomian dan aktivitas warga setempat. ”Tahun ini juga ada pembangunan jalan usaha tani hampir di semua dusun, termasuk dusun Krasak,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya tetap memperhatikan infrastruktur jalan desa dan jalan pemukiman.
Karena, peningkatan infrastruktur jalan desa dan jalan pemukiman, untuk mempermudah akses jalan aktivitas warga. tentunya, sangat mendukung dalam roda perekonomian warga.
”Jalan pemukiman itu kami adakan karena sesuai kebutuhan masyarakat,” tuturnya. (mas/fun/*)
Editor : Abdul Wahid