Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemerintah Desa Wringinanom Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga, Tambah Jaringan Pipa

Arif Mashudi • Senin, 11 Maret 2024 | 12:10 WIB
SEGERA DIGARAP: Kepala Desa Wringinanom Marwono bersama Operator Desa Cici Haryanto menunjukkan jalan desa di Dusun Leduk yang akan dirabat tahun ini.
SEGERA DIGARAP: Kepala Desa Wringinanom Marwono bersama Operator Desa Cici Haryanto menunjukkan jalan desa di Dusun Leduk yang akan dirabat tahun ini.

KEBUTUHAN air bersih menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Wringinanom, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo. Karena itu, pemerintah desa tak hanya fokus terhadap pembangunan jalan desa. Tetapi, penambahan sumber dan jaringan pipanisasi air bersih juga akan direalisasikan tahun ini.

Ketika memasuki musim kemarau, ketersediaan air bersih bagi warga Desa Wringinanom masih sering kurang. Meski selama ini sudah ada jaringan pipanisasi air bersih. Kemarau berkepanjangan masih sering membuat warga harus berusaha ekstra untuk mendapatkan air bersih.

Kepala Desa Wringinanom Marwono mengatakan, selama ini ada sejumlah titik sumber mata air yang digunakan untuk jaringan pipanisasi air bersih untuk warga. Belajar dari kemarau panjang yang terjadi pada 2023–2024, ternyata butuh penambahan jaringan.

Karena itu, tahun ini pemerintah desa akan menambah jaringan baru dari sumber mata air baru. Rencananya ada dua titik sumber mata air yang akan dipakai untuk penambahan jaringan.

“Keinginan paling besar kami, jaringan pipanisasi air bersih untuk warga diambil dari sumber mata air Umbulan, Sukapura karena air lebih besar,” katanya.

BUTUH ANGGARAN BESAR: Sejumlah warga Desa Wringinanom sudah lama berharap jembatan yang menjadi akses utama warga ini dilebarkan. Pemerintah desa belum bisa merealisasikannya karena butuh anggaran bes
BUTUH ANGGARAN BESAR: Sejumlah warga Desa Wringinanom sudah lama berharap jembatan yang menjadi akses utama warga ini dilebarkan. Pemerintah desa belum bisa merealisasikannya karena butuh anggaran bes

Agar memenuhi kebutuhan air bersih selalu terjaga, kata Marwono, tidak hanya menambah jaringan pipanisasi. Tahun ini, pihaknya berencana membuat sumur bor sebagai sumber air bersih. Mengantisipasi jaringan pipanisasi air bersih saat musim kemarau.

“Jika memang dengan jaringan pipanisasi itu sudah terpenuhi kebutuhan air bersih warga, air dari sumur bor nanti bisa untuk irigasi atau pertanian,” terangnya.

Marwono mengungkapkan, sejumlah pembangunan jalan desa telah direalisasikan tahun kemarin. Seperti rabat beton jalan di Dusun Leduk. Tetapi, tahun ini masih ada proyek lanjutannya. Jalan desa yang telah dilebarkan, tahun ini akan dirabat.

LEBIH BAIK: Salah satu jalan di Dusun Leduk, Desa Wringinanom, semakin nyaman dilintasi setelah dirabat beton pada 2023.
LEBIH BAIK: Salah satu jalan di Dusun Leduk, Desa Wringinanom, semakin nyaman dilintasi setelah dirabat beton pada 2023.

Selain itu, masih ada keinginan warga yang belum bisa direalisasikan. Yakni, pembangunan jembatan di Dusun Leduk. Jembatan sepanjang 18 meter ini, lebarnya hanya 120 sentimeter. Sudah lama warga berharap jembatan ini dilebarkan agar bisa dilintasi kendaraan roda empat.

“Kami ingin sekali membiayai pelebaran jembatan ini. Tetapi, butuh anggaran besar dan kemampuan anggaran desa tidak mampu. Padahal, warga sudah lama ingin ada pelebaran jembatan tersebut,” terangnya.

Keterampilan dan kemampuan para kader PKK Desa Wringinanom, terus diasah. Melalui beragam pelatihan, diharapkan dapat meningkatkan skill serta menjadi sumber pendapatan baru.

TAMBAH SKILL: Sejumlah Kader PKK Desa Wringinanom, mendapatkan pelatihan pembuatan bros pada awal tahun 2024.
TAMBAH SKILL: Sejumlah Kader PKK Desa Wringinanom, mendapatkan pelatihan pembuatan bros pada awal tahun 2024.

Kepala Desa Wringinanom Marwono mengaku terus berupaya memberdayakan kader perempuan. Salah satunya melalui pelatihan-pelatihan yang diikuti puluhan kader PKK Desa Wringinanom.

Ada beragam pelatihan yang telah digelar pemerintah desa. Di antaranya, pelatihan pembuatan bros, pemulasaraan jenazah, pendataan dasa wisma, pemanfaatan tanaman pekarangan dan pembuatan pemberian makanan tambahan. Ada juga pelatihan pembuatan pupuk organik.

PUPUK ALAMI: Pemerintah Desa Wringinanom berusaha mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dengan menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik.
PUPUK ALAMI: Pemerintah Desa Wringinanom berusaha mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dengan menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik.

“Sejumlah kegiatan pelatihan pemberdayaan perempuan sudah terealisasi. Pupuk organik yang dibuat juga masih proses pengendapan,” katanya.

Dengan melibatkan kader perempuan, Marwono mengaku ingin memberdayakan dan menumbuhkan keterampilan para kader. Dengan harapan, memiliki keterampilan dan dapat diterapkan di rumah masing-masing.

“Seperti pelatihan pembuatan bros, itu nantinya bisa menjadi kegiatan sendiri di rumah dan bisa menjadi sumber penghasilan. Begitu juga pembuatan pupuk organik, diharapkan bisa meningkatkan ketahanan pangan warga,” jelasnya.

Pemerintah Desa Wringinanom berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin terhadap warganya. Untuk meningkatkan pelayanan dan kegiatan pemerintahan desa, kini telah dilantik empat perangkat desa baru. Mereka mengisi jabatan perangkat desa yang selama ini kosong.

“Kekosongan jabatan perangkat desa di Desa Wringinanom, sudah teratasi. Melalui tahapan penjaringan, kami angkat dan lantik empat perangkat desa baru. Kami berharap dengan perangkat desa baru itu, pelayanan lebih maksimal dan pemerintahan lebih baik,” ujar Kepala Desa Wringinanom Marwono.

PERANGKAT BARU: Kepala Desa Wringinanom Marwono melantik empat perangkat desa baru. Keberadaan mereka diharapkan semakin memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat.
PERANGKAT BARU: Kepala Desa Wringinanom Marwono melantik empat perangkat desa baru. Keberadaan mereka diharapkan semakin memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat.

Pemerintah desa juga selalu berusaha menjaga kekompakan dan kerukunan antarwarga. Salah satunya dengan menjaga silaturahmi melalui beragam kegiatan dalam peringati hari besar nasional. Seperti HUT Kemerdekaan RI.

Setiap Agustus, pemerintah desa menggelar beragam lomba. Pesertanya mulai anak-anak hingga dewasa. Lomba yang biasanya ramai peminat hingga luar daerah, lomba tarik tambang dan lomba voli.

Adanya lomba tarik tambang ini dapat meramaikan dan meningkatkan roda perekonomian warga. Selain itu, warga merasa senang dengan banyaknya kegiatan yang ditempatkan di desa.

“Dengan adanya lomba-lomba itu, warga banyak berjualan dan bisa meningkatkan perekonomian mereka. Itu terpenting dalam semua kegiatan desa,” jelasnya. (mas/rud/*)

 

RENCANA KEGIATAN DESA WRINGINANOM 2024

Editor : Ronald Fernando