PAITON, Radar Bromo–Dua pemotor menjadi korban tabrak lari. Motor mereka ditabrak truk di Jalan raya Paiton tepatnya di Randumerak.
Dari dua korban yang statusnya masih pelajar, salah satunya sampai meninggal dunia.
Korban yang bernasib nahas itu adalah MSPi, 17. Pelajar asal Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan tersebut bahkan meninggal di lokasi kejadian.
Informasinya, kecelakaan itu terjadi Rabu (21/2) malam. Saat itu MSP mengendarai motor Beat Nopol N 6335 MX.
Dia tidak sendirian. Tapi juga membonceng kawannya yakni RRAH17.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama mengatakan, insiden tabrak lari tersebut terjadi sekitar pukul 18.50. Lokasi persisnya di lokasi Jembatan Randumerak, Paiton.
“Saat itu, korban tengah berkendara dengan membonceng temannya, yakni RRAH. Entah mau ke mana, hanya saja melajukan motornya dari arah barat atau Surabaya-Banyuwangi,” katanya, Kamis (22/2).
Sampai di lokasi kejadian, motor yang dikendarai korban ditabrak kendaraan yang tidak diketahui identitasnya.
Kendaraan tersebut diduga berjenis truk. Alhasil, korban yang beserta temannya pun jatuh.
“Diduga, truk yang tidak diketahui identitasnya ini kurang diketahui kemudian menyeruduk motor yang dikendarai korban dari arah yang sama,” katanya.
Saat terjatuh, kendaraan korban terjatuh ke arah kiri. Sementara korban sendiri jatuh ke arah kanan dan terlindas ban truk yang menyeruduknya.
Sedangkan kawannya yakni RRAH berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan.
“Saat kejadian tersebut, pengendara truk bukannya berhenti. Namun terus melajukan kendaraannya,” ujarnya.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. (mu/fun)
Keterangan: Berita ini telah disunting oleh redaksi.
Editor : Ronald Fernando