PAJARAKAN, Radar Bromo - Seringnya kecelakan lalu lintas menjadi atensi Satlantas Polres Probolinggo.
Mayoritas insiden kecelakaan terjadi di jalur Pantura. Penyebabnya mayoritas karena kelalaian dan human error.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan jika tingginya angka kecelakaan perlu ditekan seminimal mungkin.
Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin dalam berlalu lintas.
Hal ini tidak hanya dilakukan dengan upaya penegakan hukum. Tetapi juga dengan sosialisasi kepada masyarakat.
"Sampai saat ini kecelakaan masih cukup tinggi. Kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas perlu lebih ditingkatkan," katanya.
Aditya mengatakan sampai pekan kedua Februari telah terjadi 14 kecelakaan mayoritas merupakan motor.
Kemudian sisanya merupakan kendaraan roda empat. Baik mobil maupun kendaraan bak terbuka.
Penyebab kecelakaan karena ketidakpatuhan pengendara pada rambu; kurang memahami tata cara berkendara hingga pengemudi yang mengantuk.
"Insiden kecelakan masih sering terjadi di jalur Pantura mulai ruas jalan Kecamatan Dringu hingga Paiton. Ada juga di ruas jalan lingkar selatan dan dataran tinggi tetapi hanya sedikit. Mayoritas kecelakaan terjadi karena human error dan kealpaan," terangnya.
Untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas Satlantas gencar melakukan sosialisasi dan edukasi untuk menekan angka kecelakan lalu lintas. Selain itu saat mengetahui terjadi kecelakan segera mendatangi TKP.
Tindakan ini sebagai upaya percepatan penanganan sekaligus evakuasi korban. Agar dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa.
"Sosialisasi secara rutin kami lakukan harapannya kesadaran berlalu lintas meningkat. Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan," imbuhnya. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid