Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Polres Probolinggo Minta Masyarakat Waspadai Hoaks

Achmad Arianto • Rabu, 14 Februari 2024 | 13:36 WIB

 

TURUN LANGSUNG: Anggota Polres Probolinggo melakukan sosialisasi langsung ke pasar untuk menyukseskan Pemilu 2024.
TURUN LANGSUNG: Anggota Polres Probolinggo melakukan sosialisasi langsung ke pasar untuk menyukseskan Pemilu 2024.

PAJARAKAN, Radar Bromo- Polres Probolinggo terus berupaya menjaga kondusivitas pelaksanaan Pemilu 2024. Salah satunya yang diwaspadai adalah informasi atau berita bohong (hoaks) yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Sejak awal tahapan Pemilu 2024, Polres Probolinggo bersinergi dengan Kodim 0820 dan stakeholder. Menyiapkan strategi pengamanan sebagai jaminan terselenggaranya pemilu aman dan damai.

Kegiatan cooling system juga terus dilakukan demi terwujudnya suasana sejuk di tengah situasi politik di wilayah hukum Polres Probolinggo.

 

 

“Masyarakat harus bisa berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan. Serta, turut menyukseskan pelaksanaan Pemilu tahun 2024,” ujar Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana.

Suksesnya Pemilu, selain pelaksanaan berjalan lancar, aman, dan kondusif, juga harus diimbangi dengan tingginya kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Karena itu, kepolisian berharap masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya.

Wisnu meminta masyarakat agar tetap mewaspadai hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat. Berita yang masih belum jelas kebenarannya dapat menjerumuskan masyarakat. Dalam kondisi tersebut, juga akan menyebabkan kekacauan dan situasi menjadi tidak kondusif.

 

 

“Jika ada informasi negatif agar terlebih dahulu dikonfirmasi kebenarannya. Bisa ke instansi pemerintah maupun ke kepolisian. Tidak mudah menyebarluaskan,” pintanya. (ar/rud)

Editor : Ronald Fernando
#pemilu #kpu