PAITON, Radar Bromo - Luka parah Adi Purnomo, 25, yang mengalami laka tunggal di area proyek jalan tol Probowangi tak bisa ditangani di Probolinggo.
Warga Dusun Bukolan, Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo itupun dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya.
Sebelumnya, korban yang tertusuk besi baja tol Probowangi itu dilarikan ke RS Rizani di Paiton.
Sebab, kecelakaan itu membuat sebuah besi baja tol Probowangi menusuk pinggang hingga tembus ke betis kirinya.
Humas RS. Rizani Paiton Kyagus Badius Sani mengatakan, korban laka tunggal yang tertusuk besi bajal tol Probowangi memang sempat dirawat di RS Rizani. Tenaga medis juga sudah melakukan tindakan medin pada korban.
Namun, lukanya cukup serius. Sehingga, memerlukan penanganan khusus. Karena itu, korban laka tunggal yang tertusuk besi bajal tol Probowangi dirujuk ke Surabaya.
“Di RS Rizani hanya dilakukan stabilisasi pasien dan pertolongan pertama. Karena lukanya cukup serius maka di rujuk ke RS dr. Soetomo,” katanya, Sabtu (3/2).
Menurutnya, korban dibawa ke Surabaya dalam kondisi besi baja tol Probowangi masih tertancap. Besi itu menancap dari pinggang hingga tembus betis kiri.
Dengan kondisi luka seperti itu, korban harus ditangani oleh tenaga ahli. Sehingga proses rujuk segera dilakukan agar tindakan medis bisa dilakukan dengan cepat.
“Jumat pagi langsung dibawa ke Surabaya. Harapannya segera ditangani di RS rujukan,” terangnya.
Korban sendiri kecelakaan pada Jumat (2/2) dini hari. Saat itu, dia mengendarai motor melewati underpass jalan tol Probowangi di Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Pasuruan.
Korban naik motor dengan kecepatan tinggi. Ia memacu motornya dari utara atau dari arah Paiton ke Kotaanyar.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban mengambil jalan turus. Menerobos area proyek tol Probowangi. Padahal, ia seharusnya berbelok.
Saat itulah, dia menabrak besi baja yang ada di bahu jalan sebelah selatan. Besi baja tol Probowangi itu menusuk pinggang tembus betis kirinya. (ar/hn)
Editor : Jawanto Arifin