Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

TPS Kraksaan Wetan Lama Ditutup, Warga Masih Buang Sapah, Begini Permintaan DLH

Agus Faiz Musleh • Minggu, 28 Januari 2024 | 17:10 WIB

Kraksaan

 

MENUMPUK: Sampah terlihat menumpuk di TPS Kraksaan Wetan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (26/1). Masih banyak warga yang membuang sampah di TPS yang sudah ditutup ini.
MENUMPUK: Sampah terlihat menumpuk di TPS Kraksaan Wetan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (26/1). Masih banyak warga yang membuang sampah di TPS yang sudah ditutup ini.
 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) Kraksaan Wetan, Kabupaten Probolinggo, sudah lama ditutup. Sebab, di lahan ini akan dibangun kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, telah memasang spanduk pengumuman jika TPS ini telah ditutup. Namun, sejauh ini masih banyak warga yang membuang sampah di lokasi ini.

Tak ayal, sampah meluber ke jalan. Kondisi inipun dikeluhkan oleh sejumlah warga. Salah seorang pengendara asal Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Ali, 32, mengatakan, sampah masih sering terlihat menumpuk di TPS Kraksaan Wetan.

Meski jelas udah terpasang spanduk yang menyebutkan TPS telah ditutup.

“Akibatnya, sampahnya meluber ke jalan. Soalnya kan tidak dibuang ke dalam TPS. TPS-nya ditutup, jadi dibuang di depan TPS. Menumpuk,” ujarnya, Jumat (26/1).

Akibatnya, kata Ali kondisi di sekitar bekas TPS inipun kumuh. Aroma tak sedap dari tumpukan sampah juga menggangu para pengendara.

“Lokasinya di tepi jalan, jadi pengendara melihat langsung. Saat hujan baunya sangat menyengat,” katanya.

TPS ini ditutup karena di lokasi ini akan dibangun gedung baru untuk KPU Kabupaten Probolinggo. Karena itu, pemerintah daerah berencana membongkar TPS-nya.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengaku telah memasang spanduk pemberitahuan jika TPS ini ditutup. Serta, menyurati kepala desa di sekitar TPS untuk menyampaikan bahwa TPS ini telah tak beroperasi.

“Kami sudah beri alternatif pengganti kontainer di Desa Kebonagung dan Desa Sumberlele. Namun, warga yang entah dari mana tetap membuang di sana (TPS Kraksaan Wetan),” ujarnya.

Ia meminta semua pihak tak membuang sampah di TPS yang telah ditutup. Katanya, pembongkarannya akan dilakukan tahun ini melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Probolinggo.

“Saat ini masih proses appraisal nilai bongkaran dan pengajuan penghapusan aset ke BPPKAD. Jika sudah selesai, baru proses pembongkaran,” jelasnya. (mu/rud)

 

 

Editor : Abdul Wahid
#dlh kabupaten probolinggo #tempat penampungan sampah