Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Waspada, Sejumlah Wilayah di Jatim Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Inneke Agustin • Sabtu, 20 Januari 2024 | 20:10 WIB
CUACA EKSTREM: BMKG Juanda mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada akan potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan di Jawa Timur. Termasuk Probolinggo dan Pasuruan.
CUACA EKSTREM: BMKG Juanda mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada akan potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan di Jawa Timur. Termasuk Probolinggo dan Pasuruan.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - BMKG Juanda, Sidoarjo merilis bakal terjadi cuaca ekstrem di Jawa Timur selama sepekan ini.

Yakni, sejak Rabu (17/1) hingga Selasa (23/1) mendatang. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan, potensi cuaca ekstrem bisa terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur. Termasuk di Pasuruan dan Probolinggo.

“Cuaca ekstrem ini dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es,” tulisnya melalui rilis.

Menurutnya, saat ini sebagian Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan.

Sedangkan kondisi dinamika atmosfer menunjukkan hangatnya suhu muka laut di sekitar perairan Jawa Timur.

Hal tersebut mengidentifikasi bahwa pasokan uap air di sekitar Jawa Timur cukup signifikan.

Serta, adanya aktivitas gelombang atmosfer yang melintasi wilayah Jawa Timur yaitu Madden Jullian Oscillation (MJO) dan Gelombang Rossby.

“Juga terbentuk pola pertemuan angin di sekitar Jawa Timur yang mendukung peningkatan cukup intens pertumbuhan awan hujan hingga sepekan ke depan,” tuturnya.

Masyarakat dan instansi terkait juga diimbau agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Yaitu, berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan.

“Diharapkan masyarakat mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang,” kata Taufiq.

Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo mengatakan, pihaknya melakukan sejumlah upaya untuk menanggulangi potensi cuaca ekstrem tersebut.

Di antaranya, mendirikan posko siaga bencana hidrometeorologi. Serta, memantau kondisi cuara melalui IT di ruang Pusdalops dan pemantauan langsung di titik rawan.

“Kami juga menyiapkan personel, peralatan, logistik, dan membuat simulasi penanganan kedaruratan. Termasuk selalu memonitor info dari BMKG dan BNPB,” kata Sugito.

Dia minta warga kota menjaga kebersihan di sekitar rumah. Khususnya saluran air, selokan, dan sungai.

Selain itu, warga juga diimbau menghindari beraktivitas di luar ruangan saat hujan lebat.

“Jangan berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau tiang listrik. Jaga kesehatan dan stamina. Selalu pantau informasi resmi di saluran pemerintah,” tuturnya. (gus/hn)

Editor : Jawanto Arifin
#bmkg juanda #cuaca ekstrem