KRAKSAAN, Radar Bromo - Gedung kesenian di Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan sampai saat ini masih belum difungsikan.
Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) ke depan bakal memanfaatkannya sebagai pusat Ekonomi Kreatif (Ekraf) masyarakat Kabupaten Probolinggo.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispopar Bambang Heriwahjudi mengatakan, setelah selesai dibangun November lalu, gedung kesenian masih belum digunakan untuk kegiatan.
Sesuai dengan perencanaan awal, pembangunan gedung tersebut akan menjadi pusat kegiatan kesenian.
Namun setelah gedung tersebut selesai, rupanya pemanfaatan gedung akan digunakan secara luas.
Tidak hanya untuk kegiatan berbasis kesenian. Tetapi juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.
“Pengelolaannya tetap pada Dispopar. Dalam waktu dekat ini akan menjadi pusat ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar Dian Cahyo Prabowo mengatakan, terdapat 17 subsektor yang masuk dalam ekonomi kreatif.
Meliputi pengembang permainan; arsitektur; desain interior; musik; seni rupa; desain produk, dan fesyen.
Selanjutnya kuliner; film, animasi dan video; fotografi; desain komunikasi visual; televisi dan radio; kriya; periklanan; seni pertunjukan; penerbitan dan aplikasi.
“Kalau dijabarkan subsektor ekonomi kreatif cukup luas. Nah, salah satunya adalah seni pertunjukan. Sehingga gedung itu (gedung kesenian, red) akan dimanfaatkan kegiatan ekonomi kreatif,” tuturnya.
Ia menjelaskan, dari belasan subsektor tersebut hanya ada 5 subsektor yang menonjol di Kabupaten Probolinggo.
Meliputi seni pertunjukan, fotografi, kriya, fesyen, dan kuliner. Dengan potensi tersebut secara bertahap gedung kesenian akan dimanfaatkan untuk memajukan dan mengenalkan kelima subsektor tersebut. Hingga nantinya memberikan dampak positif bagai penggerak subsektor itu.
Gedung akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan dari subsektor yang sudah ada. Setiap subsektor nantinya akan berikan jadwal secara bergantian.
Memajukan dan mengenalkan subsektor dapat dilakukan secara bertahap. Dengan demikian pemanfaatan gedung akan lebih maksimal. Serta memberikan dampak positif bagi semua subsektor ekonomi kreatif.
“Sudah ada fasilitas gedung. Dengan demikian ke depannya perlu ada kegiatan yang secara konsisten dilaksanakan. Dalam jangka panjang juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. (ar/fun)
Editor : Jawanto Arifin