KRAKSAAN, Radar Bromo – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo memiliki target pendapatan asli daerah (PAD) dari penyewaan alat berat.
Sampai akhir tahun, penyewaan alat berat ini sudah melebihi target dari Rp 155.000.000.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo melalui Kepala Bidang (Kabid) Jasa Konstruksi dan Peralatannya Ruli Nasrullah mengatakan, tahun ini pihaknya memiliki target Rp 155 juta pada retribusi sewa alat berat milik PUPR.
“Dari target yang telah ditetapkan, alhamdulillah sampai akhir tahun ini melebihi capiannya. Yakni, Rp 181 juta,” katanya, Senin (18/12).
Ada puluhan alat berat yang disewakan oleh PUPR. Mulai dari mesin gilas, baby roller, ekskavator, dan mini trailer. Alat berat tersebut memiliki beragam ukuran dan kapasitas kekuatan.
“Mesin gilasnya ada yang 1,2 ton, 8-10 ton. Eksavatornya ada yang besar dan mini. Total keseluruhan yang kami miliki 32 alat berat,” kata Ruli.
Kebanyakan alat berat tersebut disewakan oleh perusahaan swasta dan pihak ketiga yang tengah melakukan pengerjaan proyek.
Tak luput, pemerintah desa juga banyak yang melakukan penyewaan alat berat tersebut.
“Desa-desa, saat hendak melakukan pengaspalan juga menyewa alat berat ini. Kebanyakan memang dari desa-desa,” ujarnya.
Meski melebihi target PAD, Ruli menyebutkan, tahun depan pihaknya berharap target tidak dinaikkan. Sebab, pihaknya tidak dapat memprediksi apakah pendapatan akan terus mengalami kenaikan.
“Pasar penyewaan alat berat ini kan tidak bisa diprediksi. Sehingga, kami berharap tidak ada peningkatan target PAD,” ujarnya. (mu/fun)
Editor : Ronald Fernando