GERAKAN Masyarakat Hidup Sehat (Germas) terus digencarkan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui Puskesmas Wangkal.
Sabtu (2/12), Germas digelar meriah. Selain pemeriksaan kesehatan, ada lomba penyuluhan dan bazar.
Germas Puskesmas Wangkal, Kecamatan Gading, melibatkan masyarakat dari 13 desa wilayah Puskesmas setempat. Diawali dengan aktivitas fisik.
Berupa senam bersama sekitar pukul 06.30. Selanjutnya, masyarakat yang hadir mengikuti sejumlah pemeriksaan kesehatan.
Meliputi deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), pemeriksaan inspeksi visual asetat (IVA), dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis).
Masyarakat antusias mengikuti sejumlah pemeriksaan yang diberikan secara gratis tersebut.
Selain itu, juga digelar lomba penyuluhan bagi kader posyandu. Lomba diikuti perwakilan kader dari 37 posyandu di wilayah kerja Puskesmas Wangkal.
Masing-masing kader diberi durasi 5 menit. Mereka dinilai melalui penampilan, penguasaan materi, teknik dan metode penyampaian. Serta, media yang digunakan.
Tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui Germas, Puskesmas Wangkal juga berupaya mendukung perekonomian.
Dengan menggandeng pihak desa, Puskesmas Wangkal menggelar bazar UMKM. Berbagai produk unggulan desa ditampilkan. Seperti makanan, minuman, jajanan, dan produk unggulan lainnya.
Kepala Puskesmas Wangkal Sunar Wibowo, S.KM. mengatakan, Germas ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59.
Ia berharap, melalui kegiatan ini masyarakat bisa membudayakan gerakan hidup sehat. Termasuk para kader posyandu, kemampuannya dalam melayani masyarakat semakin meningkat.
“Kami gelar lomba penyuluhan, agar bisa memotivasi para kader dalam meningkatkan pelayanannya di posyandu masing-masing. Harapannya, dari lomba itu juga bisa melahirkan inspirasi atau contoh bagi kader yang lain. Sebab, secara bergantian mereka menyampaikan materi penyuluhannya. Bisa tukar pengalaman juga,” katanya.
Melalui ajang itu kemampuan dan pengetahuan para kader semakin meningkat. Hal ini juga tidak terlepas dari adanya transformasi kesehatan yang dicanangkan pemerintah.
Salah satunya kader Posyandu harus memiliki kemampuan dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat. “Bisa lebih melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat,” katanya.
Hasilnya, juara 1 dalam lomba itu diraih Rika Rahma dan tim dari Posyandu Angrek Desa Gading Wetan. Juara 2 diraih Juliana Fitri dari Posyandu Anggrek Desa Duren, kemudian juara 3 diraih Sulaiha dari Posyandu Edelweis Desa Dandang.
Sementara, juara harapan 1, 2, 3, masing-masing diraih Kholfatul dan tim dari Posyandu Bunot. Desa Gading Wetan, Sri Listriani dan tim dari Posyandu Melati Desa Gading Wetan, dan Ika Nurita Emlia dari Posyandu Lavender Desa Batur.
Selain para kader, Puskesmas Wangkal juga memberikan door prize kepada masyarakat yang hadir. (uno/*)
Editor : Jawanto Arifin