BANYUANYAR, Radar Bromo - Maling motor beraksi di rumah Nada Firdausiyah, 26, warga Dusun Sukun, Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar, Minggu (19/11) dini hari. Dua motor matik yang diparkir di teras rumah ludes dibawa kabur pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, pelaku melancarkan aksinya sekitar pukul 03.00.
Sebelum kejadian, motor Honda Scoopy warna krem-silver bernomor polisi N 6513 OQ, serta Vario 125 warna hitam bernopol AE 2687 CJ, baru saja selesai dipakai.
Setelah selesai dipakai, seperti biasanya motor diparkir di teras rumah yang difungsikan sebagai garasi.
Sebelum tidur korban mengecek motor tersebut. Merasa aman, gerbang pagar rumah kemudian digembok dan seluruh penghuni rumah yang dihuni oleh 4 orang anggota keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan adik Nada Firdausiyah kemudian pergi ke kamar dan tidur.
Saat tidur, adik Nada Firdausiyah terbangun usai mendengar suara mesin motor matik menyala. Sumber suara tersebut berasal dari depan rumah.
Merasa curiga adik korban kemudian membangunkan Nada Firdausiyah. Sang adik juga langsung mengecek depan rumah. Tak disangka rupanya dua unit motor yang sebelumnya terparkir di teras, sudah tidak ada.
“Kejadian pencurian motor tersebut diketahui oleh adik korban. Saat mendengar suara motor, ia (adik korban, Red) sempat melakukan pengejaran,”beber Kanit Reskrim Polsek Banyuanyar Aipda Andri Okta.
“Tetapi pelaku berhasil melarikan diri,” kata Andri Okta.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Banyuanyar. Polisi segera menindaklanjuti dengan melakukan olah TKP.
Dari situlah diketahui bahwa pelaku sebelum melakukan pencurian terlebih dahulu pelaku merusak gembok pagar rumah.
Setelah gembok rusak, pelaku masuk ke tempat parkir dua motor. Kemudian diduga pelaku merusak kunci motor dengan menggunakan kunci palsu.
Setelah berhasil dibuka. Pelaku kemudian perlahan mengeluarkan motor dari rumah korban. Setelah berada di jalan persis depan rumah, pelaku membawa kabur motor.
“Gembok pagar rumah dirusak. Sementara motor dibawa lari setelah motor dinyalakan menggunakan kunci palsu. Kasus ini masih kami lakukan penyelidikan,” tandasnya. (ar/fun)
Editor : Jawanto Arifin