Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Gelar Galang Gerak Budaya Tapal Kuda di Probolinggo, Gotong Royong Bangun Kedaulatan Pangan

Muhammad Fahmi • Senin, 6 November 2023 | 19:28 WIB
APRESIASI: Maestro Tari Glipang Probolinggo, Soeparmo sat mendapat penghargaan di GGBTK.
APRESIASI: Maestro Tari Glipang Probolinggo, Soeparmo sat mendapat penghargaan di GGBTK.

PROBOLINGGO-Dalam rangka memperkuat dan memperkaya identitas kebudayaan nasional bangsa Indonesia, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar acara Galang Gerak Budaya Tapal Kuda (GGBTK).

Acara itu digelar di Alun-Alun Kraksan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, (4/11/2023).

Hadirnya GGBTK ini bertujuan untuk mengembangkan beragam potensi kebudayaan di wilayah Tapal Kuda.

Yakni Kabupaten Lumajang, Banyuwangi, Kota/ Kabupaten Probolinggo, Jember, Situbondo dan Bondowoso.

Aneka stan kuliner lokal yang memeriahkan acara.
Aneka stan kuliner lokal yang memeriahkan acara.

Rangkaian acara GGBTK yang bertemakan “Gotong-royong Untuk Membangun Kedaulatan Pangan” ini menghadirkan produk UMKM khas Probolinggo.

Seperti batik wangkal dan lain-lain. Hal tersebut menjadi salah satu visi Kemdikbudristek dalam mengembangkan kedaulatan pangan sebagai warisan nilai-nilai kebudayaan di Indonesia.

Acara yang meriah dengan sambutan antusias masyarakat ini, juga menampilkan kesenian khas Kabupaten Probolinggo sebagai identitas kebudayaan local.

Penampilan tari Jaran Bodhag di GGBTK Alun-alun Kraksaan.
Penampilan tari Jaran Bodhag di GGBTK Alun-alun Kraksaan.

Seperti Tari Glipang, Tari Rerere, Tari Nyareh Jukok, Tari Jaran Bodag, dan Tari Mei Xiao Huan yang merupakan kesenian khas Tionghoa.

Sebagai bentuk apresiasi, Sang Maestro Tari Glipang Probolinggo, Bapak Soeparmo mendapatkan penghargaan dari Direktorat Jenderal Kemendikbudristek.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa generasi muda harus mewarisi tradisi leluhur. Terutama Tari Glipang yang merupakan kesenian khas Kabupaten Probolinggo.

IKON: Penampilan tari Glipang di GGBTK yang digelar di Alun-alun Kraksaan.
IKON: Penampilan tari Glipang di GGBTK yang digelar di Alun-alun Kraksaan.

“Glipang tentu saja menjadi ikon tari kolosal Probolinggo, ini adalah penanda persatuan dan kesatuan menjadi ciri masyarakat yang dulu ingin melawan penjajah,” terang ungkap Syaiful Anwar,panitia kegiatan setempat.

“Kini Glipang bertransformasi menjadi tarian inklusif karena dapat juga tari maskulin yang ditarikan oleh banyak perempuan, ” imbuhnya.

Menurutnya, kegiatan GGBTK ini berupaya untuk menggambarkan kecerdasan Kabupaten Probolinggo sebagai masyarakat agraris dan maritim (pesisir) yang dapat mengelola kedaulatan pangan.

Photo
Photo

”Seperti Tari Nyareh Jukok adalah tari yang menggambarkan kerjasama masyarakat pesisir dalam mencari nafkah di lautan, yang tak lain adalah Jukok (ikan),” terangnya. 

Sedangkan hadirnya Tari Mei Xiao Huan di Kabupaten Probolinggo, ini menandakan bahwa masyarakat selalu menanamkan rasa persatuan dan gotong royong dari berbagai etnis.

Photo
Photo

“Nuansa gotong-royong juga hadir melalui Tari Onggeh, yang merupakan penggambaran bagaimana setiap perempuan bersatu dalam memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan tari ini juga menggambarkan sistem barter,” paparnya. (*)

Editor : Muhammad Fahmi
#Galang Gerak Budaya Tapal Kuda