Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Galang Gerak Budaya Tapal Kuda di Probolinggo Ajak Masyarakat Mencintai Adat dan Tradisi Probolinggo

Muhammad Fahmi • Senin, 6 November 2023 | 19:16 WIB

 

IKON: Penampilan tari Glipang di GGBTK yang digelar di Alun-alun Kraksaan.
IKON: Penampilan tari Glipang di GGBTK yang digelar di Alun-alun Kraksaan.

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Masyarakat Probolinggo mendapatkan kesempatan istimewa. Menyakasikan berbagai pertunjukan seni tradisional pada acara Galang Gerak Budaya Tapal Kuda (GGBTK).

Acara itu digelar di Alun Alun Kraksaan, Sabtu, 4/11/2023.   Acara ini mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat Probolinggo.

Berbagai kesenian lokal seperti Tari Glipang, Tari Rerere, Tari Nyareh Jukok, Tari Jaran Bodag dan sebagainya ditampilkan.

Penampilan tari Jaran Bodhag di GGBTK Alun-alun Kraksaan.
Penampilan tari Jaran Bodhag di GGBTK Alun-alun Kraksaan.

Selain itu, juga ada penampilan Tari Mei Xiao Huan yang merupakan kesenian khas Tionghoa di Probolinggo.

Glipang menjadi ikon kegiatan ini. Tari kolosal Probolinggo adalah penanda persatuan dan kesatuan menjadi ciri masyarakat yang dulu ingin melawan penjajah.

Kini, Glipang bertransformasi menjadi tarian inklusif karena dapat juga tari maskulin yang ditarikan oleh banyak perempuan.

Menurut Syaiful Anwar selaku panitia, kegiatan GGBTK ini berupaya untuk menggambarkan kecerdasan Kabupaten Probolinggo.

Photo
Photo

Sebagai masyarakat agraris dan maritim (pesisir) yang dapat mengelola kedaulatan pangan.

Pertunjukan seni yang ditampilkan merupakan simbol-simbol. ”Seperti Tari Nyareh Jukok adalah tari yang menggambarkan kerja sama masyarakat pesisir dalam mencari nafkah di lautan, yang tak lain adalah Jukok (ikan),” terang Syaiful.      

Selain pertunjukan seni, masyarakat yang hadir juga dapat menikmati aneka makanan tradisional. Seperti gatot, cenil, ketan, dan makanan lain.

Aneka stan kuliner lokal yang memeriahkan acara.
Aneka stan kuliner lokal yang memeriahkan acara.

Beberapa stan kuliner sengaja menyajikan makanan keseharian masyarakat Probolinggo berbahan selain nasi. Sebagai upaya untuk mempromosikan makanan khas setempat selain nasi.

Hadirnya Tari Mei Xiao Huan di acara GGBTK di Probolinggo menandakan bahwa masyarakat selalu menanamkan rasa persatuan dan gotong royong dari berbagai etnis.

Photo
Photo

Nuansa gotong-royong juga hadir melalui Tari Onggeh, yang merupakan penggambaran bagaimana setiap perempuan bersatu dalam memenuhi kebutuhan keluarga, bahkan tari ini juga menggambarkan sistem barter. (*)

Editor : Muhammad Fahmi
#Galang Gerak Budaya Tapal Kuda