KRAKSAAN, Radar Bromo– Kerusakan infratruktur imbas pengerjaan proyek strategis nasional bakal teratasi. Pemerintah Kabupaten Probolinggo menemukan titik temu soal perbaikan jalan dampak tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi 4. Nantinya lima ruas jalan yang terdampak, akan dibenahi dan harus diselesaikan akhir November.
Hal itu diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra melalui Kabid Bina marganya Endang Muji. Ia mengatakan, Selasa (10/10) pihaknya telah melakukan rapat dengan pihak PT Waskita, KSO Tol Paspro seksi 4, di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo.
“Kami sudah lakukan rapat kordinasi pada perbaikan dampak tol ini (Selasa,red) bersama pihak tol,” katanya, Rabu (11/10).
Dalam rapat koordinasi tersebut, Pemkab Probolinggo menagih perjanjian tentang perbaikan dampak tol Paspro seksi empat. “Di forum itu pihak tol menyepakati seusia dengan perjanjian, 31 November pengerjaannya sudah harus rampung,” katanya.
Sesuai dengan hasil survei jalan bersama sejumlah pihak termasuk pihak tol, ada lima ruas jalan yang akan dilakukan perbaikan. “Perbaikan akan dilakukan spot-spot, mengikuti kerusakan jalan dampak tol,” bebernya.
Kelima ruas jalan tersebut diantaranya, ruas jalan Desa Clarak kecamatan Leces dengan 11 titik kerusakan 112 meter persegi; kemudian di Desa Pajurangan pada ruas Pajurangan-Banyuanyar dengan 9 titik kerusakan atau total sekitar 402 meter persegi.
Selain itu di Desa Sumberkerang (masih masuk ruas jalan Pajurangan-Banyuanyar) ada 23 titik kerusakan dengan total 155 meter persegi. Juga Desa Banyanyar Lor, dengan 11 titik kerusakan atau sekitar 39 meter persegi.
“Terkahir ruas jalan Sebaung-Pendil dengan total 18 titik kerusakan atau kurang lebih 96 meter persegi. Pengerjaanya nanti tidak total, per spot-spot. Kami berharap pihak tol bisa menyelesaikan sesuai dengan target yang telah disepakati” bebernya. (mu/fun)
Editor : Ronald Fernando