KRAKSAAN, Radar Bromo – Perusahaan Daerah (Perusda) Rengganis tahun ini menambah failitas mini waterboom di wisata kolam renang pemandian Jabung Tirta. Hal ini dilakukan guna menggaet pengunjung lebih banyak lagi.
Sejak pandemi Covid-19 melanda beberapa tahun terakhir, pemandian Jabung Tirta mengalami penurunan pengunjung. Oleh sebabnya, sejumlah upaya terus dilakukan pihak perusda.
“Saat ini juga tidak begitu ramai. Hanya di hari weekend, bisa mencapai 100 lebih orang. Di hari biasa tidak sebanyak itu,” kata Direktur Perusda Rengganis Suhud, saat ditemui dikantornya, Kamis (21/9).
Salah satu upaya yang dilakukan ialah menambah fasilitas wahana baru di lokasi pemandian yakni mini Waterboom. Harapannya, wahana baru tersebut dapat menggaet pengjung lebih banyak.
“Kami tambah fasilitas, agar bisa menggaet minat pengunjung,” ujarnya.
Sejatinya, lanjut suhud, pemandian kolam renang Jabung Tirta sangat berpotensi menjadi jujugan para wisatawan untuk berkunjung. Sebab selain lokasinya yang cukup besar, pemandian Jabung Tirta juga memiliki nilai sejarah yang kental.
“Pemandian Jabung Tirta ini merupakan peninggalan di masa kolonial. Sarat akan sejarah. Sejumlah bangunan dan fasilitas masih menampakkan peninggal sejarah,” ujarnya.
Meski begitu, butuh support penuh dari pemerintah daerah dalam proses pengembangannya. Sehingga, dapat memaksimalkan peningkatan pengunjung.
“Sehingga nanti pengembangan dapat terus dilakukan. Sejauh ini kami belum bisa memberi pendapatan asli daerah (PAD) kepada pemerintah,” ujarnya. (mu/fun)
Editor : Ronald Fernando