PAITON, Radar Bromo - Sejumlah 40 warga Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, harus menjalankan tes urine. Pemeriksaan dilakukan sebagai konsekuensi ditetapkannya Desa Binor sebagai Kampung Bebas dari Narkoba Polres Probolinggo.
“Desa Binor, merupakan Kampung Bebas dari Narkoba. Perlu dicek untuk memastikan semua itu,” ujar Kasatresnarkoba Polres Probolinggo, AKP Ahmad Jayadi.
Puluhan orang itu, secara bergantian menjalani tes urine, Selasa (15/8). Mereka terdiri dari warga desa, perangkat desa, Karang Taruna, dan mahasiswa. Syukur, dari hasil pemeriksaan tidak ada warga yang dinyatakan positif memakai narkoba.
“Tentunya ini menjadi berita baik. Sebab, mayoritas peserta adalah pemuda," tuturnya.
Peredaran dan penggunaan narkoba ini menjadi salah satu atensi. Sebab, sasaran barang haram ini tidak hanya orang dewasa. Tetapi juga para remaja dan pemuda.
Hal ini dapat menimbulkan dampak yang fatal. Karenanya, peredaran narkoba kerap dikeluhkan masyarakat. Mereka khawatir salah satu anggota keluarganya terjerumus menjadi pemakai barang haram ini.
Peredaran narkoba tidak terjadi hanya di daerah perkotaan. Kini, telah masuk sampai pelosok desa. Karena itu, Satreskoba Polres Probolinggo, terus berusaha memburu para pengedar dan penggunanya.
“Sebelum pelaksanaan tes urine, kami lakukan sosialisasi. Agar pemahaman perihal narkoba dan bahaya penggunaannya bisa diketahui oleh pemuda dan masyarakat,” ujar Jayadi. (ar/rud)
Editor : Jawanto Arifin