KRAKSAAN, Radar Bromo – Kegelisahan masyarakat atas bencana banjir rob di Desa Kalibuntu, Kecamatan kraksaan tersampaikan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ini setelah Rabu (2/8) pagi, orang nomor satu di Jawa Timur tersebut datang ke Kalibuntu. Khofifah yang disambati warga, mengaku akan melakukan penghitungan ulang untuk penanganan banjir rob.
Kegelisahan masyarat itu diwakili oleh kepala desa Kalibuntu Kepala Desa Kalibuntu Khairul Anam, saat melakukan sambutan pada acara petik laut desa. Memang di acara tersebut, Gubernur Jatim hadir sebagai tamu.
“Kami yakin dan kami berharap ibu gubernur dapat melakukan pengananan terhadap banjir rob yang terjadi sejak 30 tahun lamanya di desa kami,” katanya, saat sambutan.
Merepon hal tersebut, Gubernur Khofifah mengatakan, sejatinya tim dari Pemprov Jatim sudah turun ke Desa Kali Buntu atas permasalahan ini. Meski begitu, pihaknya perlu melakukan pengecekan kembali besaran anggaran yang dibutuhkan untuk Penaganan banjir rob ini. Dimana anggaran yang di butuhkan akan melaku Dana sharing.
“Anggarannya yang di butuhkan berapa, kemampuan pemprov berapa dan dari daerah berapa. Jadi, dana sharing. Sehingga bisa terpenuhi dan bisa segera dilaksanakan penanganannya.
Pada realisinya, Khofifah menyebutkan bahwa pihaknya masih terlebih dahulu menemukan kepastian anggaran terhadap penganan banjir rob di Kalibuntu. “Ini kan belum selesai berapa anggaran yang dibutuhkan. Sehingga kita bisa sharing. Seperti di jembatan pajarakan beberapa waktu lalu, tidak perlu sharing, karena dari kebutuhan bisa terpenuhi dari bantuan keuangan pemprov. Namun untuk ini (banjir rob,red) kami harus cek dulu, karena saya belum mendapat data detailnya,” katanya.
Usai melakukan sambutan dan kegiatan petik laut, Khofifah kemudian bergeser.
Nah, saat menuju mobil yang tumpanginya, gubernur juga di sambut oleh banjir yang baru meniggi kerumah-rumah warga. Ketinggian air dibawah lutut orang dewasa.
Banjir rob di Desa Kalibuntu sendiri hampir terjadi tiap bulannya, dengan debit air yang berbeda. Biasanya puncak banjir rob terjadi pada saat tanggal 15 penanggalan Jawa. Saat itu biasanya ratusan rumah dengan ribuan jiwa terdampak bencana yang setiap tahunnya selalu ada ini. (mu/fun)
Editor : Muhammad Fahmi