Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Angin Kencang di Banyuanyar Rusakkan Atap Janda di Liprak Kulon

Achmad Arianto • Jumat, 21 Juli 2023 | 16:45 WIB

 

TERHEMPAS: Personel BPBD asesmen di rumah yang atapnya terkena angin kencang di Desa Liprak Kulon. (Foto : BPBD Kabupaten Probolinggo For Jawa Pos Radar Bromo)
TERHEMPAS: Personel BPBD asesmen di rumah yang atapnya terkena angin kencang di Desa Liprak Kulon. (Foto : BPBD Kabupaten Probolinggo For Jawa Pos Radar Bromo)
 

BANYUANYAR, Radar Bromo- Angin kencang belakangan sering berhembus di Probolinggo. Bahkan Rabu (19/7) sore lalu, angin kencang di Desa Liprak Kulon, Kecamatan Banyuanyar  membuat atap rumah Nanik Sukariya, 58, warga Dusun Lampek, rusak.

Bencana angin kencang ini terjadi sore hari. Angin sebenarnya berhembus sejak pagi, namun semakin sore hembusan angin semakin kencang. Puncaknya angin kencang menghempas atap rumah Nanik Sukariya. Atap dapur yang berada pada sisi selatan rumah pun berjatuhan.

"Rabu sore angin memang cukup kencang. Terasa sejak pagi. Ada beberapa dusun yang merasakan. Tapi paling parah Dusun Lampek," kata Kepala Desa Liprak Kulon Lukman Hakim kamis (20/7).

Selain Nanik, di rumah ada tiga penghuni lainnya yakni ibu dan anaknya. Saat kejadian, semuanya sedang berada bagian depan rumah. Beruntungnya saat angin kencang, genteng mengenai penghuni rumah. Sebab posisi genting berada pada bagian belakang rumah dan reruntuhan atap langsung jatuh ke lantai.

"Ibu Nanik janda, suaminya telah meninggal. Saat kejadian langsung melaporkan ke Perangkat Desa," bebernya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Zubaidullah menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan bencana tersebut. Kemudian keesokan harinya (kemarin, Red) mendatangi rumah yang rusak terkena angin kencang dan melakukan asesmen. Diketahuilah jika atap rumah yang terkena angin kencang mengalami rusak ringan. Sehingga bisa langsung diperbaiki.

Atas insiden ini BPBD juga memantau lingkungan sekitar. Sehingga mitigasi risiko bencana bisa dilakukan secepat mungkin. Pihaknya mengimbau agar saat terjadi angin kencang tidak berada pada benda yang mudah terjatuh. Selain itu untuk percepatan penanganan menghimbau kepada masyarakat jika ada kejadian bencana dapat segera menghubungi BPBD.

"Pusdalops berkoordinasi dengan pemerintah dan relawan setempat. Kemudian TRC PB melakukan assesment ke lokasi. Kerusakan yang ditimbulkan masuk kategori ringan. Hanya beberapa genteng saja yang jatuh," tuturnya. (ar/fun)

Editor : Ronald Fernando
#angin gending #cuaca ekstrem