Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bawa Motor, Remaja Diduga Siswa Sekolah Kuras Kotak Amal Masjid di Gending

Ronald Fernando • Kamis, 15 Juni 2023 | 14:01 WIB
DICONGKEL : Supri menunjukkan kotak amal yang congkel maling. Inset, maling yang mencuri isi kotak amal. (Foto: Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
DICONGKEL : Supri menunjukkan kotak amal yang congkel maling. Inset, maling yang mencuri isi kotak amal. (Foto: Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
GENDING, Radar Bromo- Aksi pencurian kotak amal terjadi di Masjid Fathullah, Dusun Krajan, Desa Sebaung, Kecamatan Gending. Pelaku diduga masih sekolah, mencongkel kotak amal kemudian menguras uang yang ada di dalamnya.

Pencurian uang terjadi Selasa (13/6). Kotak amal diketahui telah rusak dicongkel oleh maling saat warga sekitar hendak melakukan salat dzuhur. Salah satu warga mengetahui kotak amal yang sebelumnya ditaruh didepan pintu masuk masjid sisi sebelah selatan masjid. Tak seperti biasanya kotak sudah pindah ke dalam masjid. Saat dicek kotak amal sudah kosong dengan posisi gembok tercongkel benda tumpul.

"Langsung melaporkan pada pengurus masjid. Laporan tersebut kemudian diteruskan pada koordinator umum masjid," kata warga setempat Ahmadi, 46, saat ditemui Rabu (14/6).

Photo
Photo
TEREKAM: Aksi pencuri kotak amal di Masjid Fathullah. (Foto: Screenshot)

Koordinator umum Masjid Fathullah Supriyadi, 48, mengaku saat kejadian tidak ada di masjid. Begitu mendapat laporann, CCTV dicek. Saat itulah dikahui ada seorang pemuda menggunakan topi hitam, berjaket putih, dan bercelana abu-abu seperti warna seragam SMA. Remaja itu menggunakan motor matik berwarna merah.

"Pencurian terjadi sekitar pukul 10.20. Dilihat dari celana abu-abu yang dipakainya, pelaku sepertinya masih anak SMA. Saat datang pelaku sudah mengintai. Begitu terlihat sepi langsung melakukan pencurian," kata Supri.

Setelah memarkirkan motor, pelaku kemudian duduk di sisi sebelah selatan pintu masuk. Merasa sepi, kemudian memindahkan kotak amal yang sebelumnya ditaruh didepan pintu masuk masjid sisi sebelah selatan masjid. Kotak amal tersebut di pindah ke dalam masjid.

Pelaku tidak langsung beraksi, namun melihat situasi sekitar. Situasi sepi kemudian pelaku kemudian mengambil obeng yang disimpan dalam lemari perkakas di sisi utara TKP. Setelah menemukan obeng pelaku langsung mencongkel dan menggasak uang didalamnya.

Uang hasil curian kemudian ditaruh dalam tas selempang hitam kecil yang dibawanya. Selesai menguras isi kotak amal, pelaku sempat berjalan ke sisi sebelah utara. Setelah memastikan situasi sepi akhirnya pelaku kabur melalui jalan yang dilewati sebelumnya.

"Saya heran, pelaku bisa tau tempat obeng untuk mencongkel. Uangnya mungkin tidak banyak hanya sekitar Rp 150 ribu. Sebab biasanya isi kotak amal diambil seminggu sekali setelah salat Jumat. Namun hanya khawatir pelaku sering melakukan aksi pencurian kotak amal ditempat lain," pungkasnya. (ar/fun) Editor : Ronald Fernando
#polsek gending #pencurian kotak amal